[Ryeonmi Couple] Memories

memories

Author       : Jung Hye Rim

Main cast   : Kim Ryeowook

Shin Yeonmi

Genre        : Sad romance ( maybe )

======Happy Reading======

Kenapa kau pergi disaat aku sedang benar benar menyayangimu dan takut kehilanganmu..~

Gadis itu masih terdiam disofa empuk miliknya dengan pandangan yang masih belum terlepas dimeja yang terletak didepannya kini, hingga menit berikutnya ia masih diam tanpa berkata apapun atau sekedar untuk mengubah duduknya, hatinya benar benar merasa tidak enak sekarang tidak biasanya ia seperti ini menunggu sebuah kabar dari seorang pria.

Gadis itu –Shin Yeonmi- menghela nafasnya berat lalu mengambil remote tv nya dan segera menyalakan drama kesukaannya, namun raut wajahnya tak menunjukkan ekspresi apapun, sudah hampir 1 minggu ini pria yang dicintainya itu tidak menghubunginya, bahkan untuk memberi kabar lewat pesan singkatpun tidak.

Sudah berulang kali yeonmi mencoba menghubungi ryeowook, tapi hasilnya sama.. yang keluar hanyalah suara operator yang membuatnya sangat kesal. Sebenarnya apa yang terjadi dengan pria itu?

Kali ini yeonmi terpaksa harus mengakui bahwa ia benar benar sedang merindukan dan menghawatirkan pria itu, baginya tanpa mendengar kabar dari pria itu walau sehari sudah membuatnya hampa, tak ada yang membuatnya tersenyum, tertawa bahkan bahagia.. cukup bagi yeonmi walau ia hanya mendengar kata ‘yeoboseyo’ dari pria itu dan mengetahui bahwa dengan suara itu pria itu dalam keadaan baik baik saja.

Rupanya suara dering sms nya berhasil mengalihkan pandangan gadis itu, buru buru yeonmi mengambil ponselnya berharap itu pesan singkat dari ryeowook, dan benar saja bibirnya mulai terangkat mengulas senyum indah yang terukir dibibir manis gadis itu

‘bisakah kau datang ketaman cherry blossom tempat biasa kita bertemu?’

Ternyata pesan singkat itulah yang membuat yeonmi kembali merasa senang, pria itu masih mengingatnya ternyata, buru buru ia mengambil tas selempangannya dan segera berangkat, hati nya merasa sangat senang sekarang, ia sudah seperti melayang keudara menerima pesan singkat itu.

-***-

Terlihat yeonmi berlari menghampiri pria yang sedang duduk di kursi taman, ia benar benar tidak bisa menahan dirinya untuk bertemu pria itu.. langkahnya terhenti ketika sudah dekat dengan pria itu, ia terengah engah dan berusaha tersenyum melihat pria yang masih menunduk.

“ryeowook-ah” panggilnya yang langsung mendapatkan tatapan dari ryeowook, yeonmi tersenyum dan dibalas dengan ryeowook, pria itu segera berdiri menghadap yeonmi, dengan nafas yang memburu yeonmi langsung berlari kearah ryeowook dan menghambur dalam pelukan pria ini, membuat ryeowook sedikit kehilangan keseimbangannya, beruntung mereka berdua tidak jatuh dalam posisi yang tentunya tidak baik untuk ryeowook..

Namun beberapa hal mulai merasakan perubahan ryeowook, pria itu hanya memeluknya sekilas dan tentu saja tanpa ada pelukan hangat yang biasa ryeowook berikan pada yeonmi seperti biasa, namun yeonmi masih bersikap biasaja aja mungkin saja ia kelelahan.. Gadis itu melepaskan pelukannya dan mengajak ryeowook duduk di kursi taman itu.

“aku merindukanmu ryeowook-ah.. kenapa kau tidak menghubungiku selama 1 minggu ini eoh?” tanya yeonmi dengan antusias.. namun sayang sikap positif gadisnya itu hanya dijawab dengan anggukan pelan “aku sibuk.” Ucapnya kemudian, yeonmi mengernyitkan matanya heran, ia semakin melihat perubahan prianya itu, pria itu hanya diam menatap lurus kedepan tanpa beralih menatapnya..

Tapi yeonmi masih bersikeras untuk bersikap seperti biasa ia hanya berfikir positive menganai pria ini “rupanya kau benar benar sibuk sehingga kau tidak menghubungku, tapi itu tidak masalah, bagiku melihatmu baik baik saja sekarang sudah membuatku senang, ngomong ngomong kau ada konser dimana kenapa tidak memberitahuku sebelumnya?” tanya yeonmi yang berusaha mengalihkan pandangan kekasihnya yang masih lurus kedepan.

“kenapa kau tiba tiba menjadi cerewet eoh? Apa itu penting buatmu sekarang?” ucap ryeowook dengan nada yang tinggi membuat yeonmi terkejut sangat terkejut, tadinya ia memang ingin ryeowook mengalihkan pandangannya dan menatapnya, yeonmi ingin ryeowook menyadari perubahan dirambutnya yang dengan susah payah ia berdandan disalon untuk merubahnya, tapi jika tatapan yang ia inginkan seperti ini jadinya ia lebih memilih untuk tidak dilakukan

“kenapa kau marah? Aku hanya merindukanmu ryeowook-ah.. ingin mendengar suara yang sudah selama ini tidak aku dengar.. apa itu salah?” ucap yeonmi dengan mata yang mulai berkaca kaca.

Ini pertama kalinya ryeowook bersikap seperti ini, sebelumnya ia memang tidak pernah melakukan hal bodoh ini, sikap lembutnya yang terkadang selalu membuat yeonmi luluh dan terus bertahan disampingnya.

“aku lelah.. bisa kau mengerti itu hah?” tanya ryeowook, air mata yeonmi menetes seketika itu juga satu lagi perubahan yang baru disadarinya, bukannya tempatnya beristirahat adalah dengan berada disampingnya?

“hmm..” jawab yeonmi sambil mengangguk pelan, menahan air mata yang tidak diinginkannya untuk jatuh, sebenarnya apa yang terjadi dengan pria ini?

-***-

Yeonmi berjalan lebih dulu dibanding ryeowook, malam ini ryeowook mengantarkannya pulang keapartemennya suasana canggung masih dirasakan yeonmi sejak tadi siang ia tak berbicara apapun, begitupun dengan ryeowook, entahlan mungkin hanya yeonmi yang merasakan seperti itu..

Yeonmi mengentikan langkahnya saat ia sudah sampai didepan pintu apartemennya, ia membalikkan tubuhnya menghadap pria itu “gomawo sudah mengantarkanku pulang..”kata yeonmi dengan canggung, jantungnya berdebar saat dirasakannya ryeowook yang mendekat kearahnya, pria itu mencium kening yeonmi sekilas dan tersenyum simpul “masuklah..” titah ryeowook, yeonmi mengangguk dan segera masuk kedalam rumahnya

-***-

Hari semakin hari yeonmi merasakan perubahan itu terjadi, ia merasa ryeowook menjaga jarak dengannya, jarang menghubunginya walau sekedar mengucapkan selamat pagi, atau selamat malam, juga tidak pernah, saat itulah rasa kekhawatirannya mulai muncul, rupanya kemarin malam adalah pertemuan terkahirnya mungkin.. karena hingga saat ini pria itu tak kunjung menemuinya lagi..

Perkerjaannya sehari hari adalah hanya mengerjakan tugas tugas kampusnya dan kuliah, untung saja ada jae in yang masih menemaninya, walau itu tak bisa merubah rasa kekhawatirannya pada ryeowook.

“jae in-ah..” panggil yeonmi dengan lemah, jae ini melirik sahabatnya itu “wae?” tanya nya kemudian,  yeonmi menghela nafasnya berat “apa aku harus mengakhiri semuanya? Bagaimana menurutmu?” tanya yeonmi dengan suara yang sangat pelan

“wae? Apa ada masalah lagi? Ada seorang pria yang membuatmu tertarik lagi?” tanya jae in, buru buru yeomi menggeleng ia takut sahabatnya ini salah paham.. “anioo bukan itu hanya saja aku merasa ryeowook berubah padaku, ia jarang menghubungiku, bahkan terakhir kali kami bertemu ia membentakku.. tak biasanya ia melakukan itu.. aku rasa ia sudah tidak mencintaiku, mungkin dengan mengakhiri semuanya membuatku lebih baik jae in-ah.. kuharap kau bisa mengerti..” jelas yeonmi panjang lebar, jae in hanya bisa manggut manggut mengerti, ia yakin pasti sahabatnya ini terseiksa dengan hal seperti itu tapi apa mungkin perpisahan adalah solusinya..

“kau yakin? Maksudku.. kau yakin perpisahan adalah solusinya..?” tanya jae in.. yeonmi menggedikkan bahunya “entahlah tapiaku rasa ini yang terbaik untukku, walau terasa sulit tapi kurasa waktu yang pada akhirnya membuatku melepaskannya, mungkin aku akan baik baik saja setelah ini..”

“jangan terlalu percaya diri, kau terlihat begitu mencintainya..” ucap jae in yang langsung membuat yeonmi terkekeh mendengarnya..

“nde~ ohh.. kau boleh memilikinya setelah ini..” ucap yeonmi, membuat jae in mendengus kesal “yak.. memangnya kekasihmu itu sebuah barang eoh? Jika memang aku bisa memilikinya apa itu akan baik untukmu? Lagi pula aku yakin ryeowook oppa masih mencintaimu, percayalah..”

“aish.. jangan membuatku menyesal dengan keputusan ini jae in-ah.. mulai sekarang bantu aku melupakannya..”

-***-

Ryeowook sedang berlatih bersama teman temannya yang tiba tiba mendengar suara ponselnya berbunyi, beruntung skarang adalah waktunya istirahat ryeowook segera mengambil ponselnya, dn dilihatnya ada sebuah pesan masuk dari kekasihnya..

Ryeowook membulatkan mata nya dengan sempurna saat membaca pesan itu, ia memang benar benar tidak percaya dengan jalan pikiran gadis itu yang saat ini sedang memintanya untuk mengakhiri semuanya..

Ryeowook-ah.. mianhae.. aku ingin mengakhiri semuanya, aku lelah ryeowook-ah.. kumohon jangan mencariku atau menghubungiku lagi.. mianhae..

Berulang kali ryeowook membaca pesan singkat itu berharap ia salah membaca, namun hasil nya tetap sama gadis ini menginginkannya berpisah, apa salahnya sehingga gadis ini meminta hal bodoh seperti ini?

Ryeowook terdiam sejenak berusaha mengingat ingat kesalahannya, terakhir kali mereka bertemu di taman cherry blossom ya,, harus ryeowook akui ia memang sedikit kasar kemarin pada yeonmi, bukan alasan apapun ia hanya kelelahan dan sangat merindukan gadis itu, tapi entah mengapa ia bersikap bodoh seperti itu?

Apa itu alasan yeonmi ingin berpisah? Apa ryeowook terlalu kasar padanya kemarin?

“yak!! Ryeowook-ah.. neo gwaenchana??” tanya lee teuk yang baru menyadari dongsaengnya sedang melamun, ryeowook segera menggeleng dengan cepat dan tersenyum kembali seperti biasanya “hyung~ apa latihannya sudah selesai?”

“Wae?”

“anioo.. hanya saja aku harus menemui seseorang..”ucap ryeowook, lee teuk tersenyum ramah dan mengangguk “apa itu kekasihmu?” tanya leeteuk yang langsung membuat ryeowook tersipu malu “nde~ apa boleh?” tanya ryeowook lagi..

“pergilah.. lagi pula kita sudah berkerja keras minggu ini..”kata leeteuk sambil menepuk punggung ryeowook dan segera pergi, ryeowook tersenyum senang dan langsung mmbereskan barang barangnya dan segera berangkat..

-***-

Di perjalanan ryeowook selalu berusaha mengubungi gadisnya itu, namun ia belum berhasil hingga saat ini, ryeowook benar benar takut jika harus benar benar kehilangan gadisnya itu ia tidak tahu gimana jadinya jika hidup tanpa gadis itu..

Ia akui ia memang salah jika alasan gadis itu pergi karena beberapa hari lalu, ia benar benar lelah sehingga bersikap seperti itu, namun hatinya tak sabar bertemu dengannya, dan bagi ryeowook bertemu dengannya sudah membuat rasa rindunya terobati, sikapnya beberapa hari lalu memang membuat ryeowook bingung sendiri sekarang..

Hal yang pertama ia kunjungi sekarang adalah apartemen yeonmi, dan betapa terkejutnya ia ketika ia mengetahui bahwa password apartemennya sudah diganti dan itu artinya ryeowook tak dapat masuk..

Ryeowook menekan tombol suara yang terdapat disamping kamera apartemen “yeonmi-ah.. jebal temui aku..”ungkap ryeowook terus, walaupun ia tahu yeonmi tidak akan keluar atau mungkin ia sudah pergi sekarang, karena yeonmi pasti tau kalau ryeowook akan mengunjunginya kesini.

Akhirnya pria itu mendudukkan tubuhnya dan bersandar di pintu apartemen yeonmi, menunggu gadis itu datang atau keluar dari apartemennya..

Ryeowook melirik alroji ditangannya dan mendengus kesal melihatnya, ia kecewa sudah berjam jam ia menunggu kedatangan gadis itu tapi sedari tadi ryeowook tidak menemukan tanda tanda gadis itu akan datang.

Pria itu menghela nafasnya berat dan mulai meninggalkan apartemen yeonmi, sebelum pulang ryeowook ingin berkeliling ketempat biasa mereka bertemu sebelumnya siapa tau yeonmi sedang berada disana..

-***-

Ryeowook berjalan dengan gontai menuju dorm nya, sudah jam 11 malam ia masih belum menemukan dimana gadis itu berada, ia mengganti sepatunya dengan sandal rumahan, dan ia sudah tidak mendapati seseorang pun disana, hanya ada tv yang menyala lampu yang sudah gelap, mungkin hyungnya sudah tidur, lagi pula mereka juga merasa lelah sperti ryeowook.

Ryeowook membaringkan tubuhnya dikasurnya, pikirannya kembali pada gadis itu gadis yang selama ini sudah menemani hidupnya, walau terkadang sangat menyebalkan karena sifatnya yang bisa saja berubah, tapi ryeowook sangat mencintainya bahkan tidak ingin kehilangannya..

Tanpa sadar ryeowook tersenyum sendiri mengingat kenangan manis mereka, sangat manis hingga ryeowook tak bisa melupakannya, tangannya beralih mengambil poselnya dan segera melihat fotonya bersama gadis itu, ryeowook benar benar merindukan gadis itu, demi apapun ia tak ingin kehilangannya..

Semakin ryeowook memikirkan gadis itu semakin pula ia merasa bersalah, seharusnya ia masih bisa mengendalikan diri untuk tidak terlalu cuek pada yeonmi, ia menyadari sudah lama ia tak menghubungi gadis manja itu..

Sebenarnya ada apa dengan gadis itu?

-CUT-

Eotte??? Tenang aja bagi yang penasaran masih ada squenya kok.. dan sebenarnya kalau kalian terus mengamati cerita awal sampe sekarang itu nyambung.. hanya saja judulnya aja yang berbeda..

Jangan lupa komentarnya ya.. don’t be silent readers^^

Advertisements

4 thoughts on “[Ryeonmi Couple] Memories

    • bungaharnum

      Salam kenal eonni.. aku line 99.. gomawo eonni udah berkunjung di wp ku dan memberikan komentar… siipp ryeowook oppa gak akan di pisahkan sama yeonmi.. nanti aku lanjutin lagi.. sekali lagi gomawo eonni…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s