[Ryeonmi Couple] Problem

problem

Author         : Jung Hye Rim

Main cast     : Kim Ryeowook

Shin Yeonmi

Genre          : Sad Romance

======Happy Reading======

Bisakah aku memintamu satu hal? Tetaplah bersamaku apapun yang terjadi”.

Yeonmi terpaku melihat seorang pria tampan yang sedang memainkan bola basket di lapangan basket milik kampusnya, pria yang dikategorikan sebagai pria tertampan di kampusnya, awalnya yeonmi tidak tertarik saat pertama kali melihat pesona pria itu.

Namun saat ini gadis itu telah terjebak dalam pesona pria itu, pria yang saat ini sedang bermain basket sendirian di tengah lapang membuatnya semakin terlihat tampan, terlebih keringat yang bercucuran di area kepala dan tubuh pria itu, benar benar daebak!!

“yak!! Apa yang sedang kau lihat eoh?” tanya jae in menyadarkan lamunannya, yeonmi berusaha menyembunyikan senyumannya yang tak bisa tertahan..

“eoh?” tanya yeonmi sambil menatap temannya itu, jae in mendengus kesal mendengar jawaban temannya ini “ani..” jawab jae in kemudian dan berjalan lebih dulu dibanding yeonmi, yeonmi mendengus kesal lalu berjalan cepat menghampiri temannya.

“yak.. wae gurae?”tanya yeonmi dengan cepat sebelun jae in berhenti dan menatap temannya dengan tatapan yang tentu saja membuat yeonmi sangat takut.

“kau menyukainya eo?”tanya jae ini dengan cepat membuat yeonmi bingung harus berbuat apa, akhirnya yeonmi hanya bisa menunduk terdiam dan siap mendengar sebuah nasehat dari temannya.

“aish jinja.. yak yeonmi-ah.. ingat kau masih memiliki seorang kim ryeowook yang berada disisimu..”kata jae in berusaha mengingatkan lagi lagi yeonmi hanya bisa menghela nafasnya dan menunduk ia tahu jika ia menyukai pria lain selain prianya, temannya inilah yang akan memarahinya lebih dulu, karena ia tahu temannya ini pernah menyukai ryeowook sebelumnya.

“arra..” jawab yeonmi kemudian dan segera berjalan membuat jae in menghela nafasnya berat melihat tingkat temannya yang menurutnya sangat menyebalkan itu “lalu kenapa kau tetap menyukainya?” pertanyaan itu langsung membuat yeonmi terdiam seribu alasan. Ia benar benar bingung harus mengatakannya seperti apa..

“dia menghubungi ku kemarin..”ungkap yeonmi tanpa sadar, membuat jae in mengernyitkan matanya heran “lalu?” tanya jae in kemudian, yeonmi menggigit bibir bawahnya dan segera menghadap jae in dan mengeluarkan tatapan bersalahnya. “dia menyatakan cintanya padaku..” ucap yeonmi sambil menunduk lemah “apa kau menerimannya?” tanya jae in penasaran.

“dia memberiku waktu 3 hari untuk menjawabnya..”jawab yeonmi lagi, jae in lagi lagi hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar dan menghampiri yeonmi “kurasa kau harus berbicara dengannya, jika kau memang menyukai pria itu, satu pesanku yeonmi-ah kurasa ryeowook lebih mencintaimu dari pada pria itu pikirkan baik baik kau mungkin akan menyesal untuk selamanya, hanya ryeowook yang bisa mengerti hidupmu sekarang..”ucap jae in lalu berjalan meninggalkan yeonmi.

Lagi lagi perkataan temannya itu membuat dirinya merasa bimbang, kemudian ia menatap punggung sahabatnya itu dan berbicara sedikit keras “seolma.. kau masih menyukai ryeowook?” tanya yeonmi tiba tiba ia tahu dulu saat awal yeonmi berpacaran dengan ryeowook, jae in pernah mengagumi ryeowook lebih bahkan gadis itu berharap bisa berpacaran dengannya, tapi setelah itu ia merasa patah hati karena yeonmi lah ternyata kekasih ryeowook, walau saat ini ia tak begitu mempersalahkannya.

Pertanyaan yeonmi seketika itu juga membuat jae in terdiam dan menunduk “nde~ aku masih menyukainya..” jawabnya lalu berbalik kearah yeonmi, “tapi perasaanku tak bisa dikatakan perasaan seorang gadis pada seorang pria bukan? Perasaan bodohku hanya bisa dianggap sebagai rasa kagum kepada seorang gadis yang mengagumi idol kesayangannya, benarkan?” jawab jae in dengan jujur membuat yeonmi terdiam beberapa saat, ia merasa bersalah untuk itu. yeonmi tak berani jawab apa apa ia hanya bisa menatap temannya yang rupanya sudah hampir mengeluarkan air mata.

“maka dari itu kumohon jangan sakiti ryeowook, hanya itu obat yang bisa membuatku bahagia sekarang, ku mohon..” ucapnya lalu tangis jae ini mulai pecah, sebegitukah jae in mencintai kim ryeowook. Yeonmi menghela nafasnya dan menyeka air matanya dan kembali tersenyum, senyum yang terlihat bagi yeonmi adalah sebuah kesakitan yang dalam.

Jae in kemudian berbalik dan meninggalkan yeonmi, ia berjalan dengan tenang walau yeonmi masih melihat punggungnya yang bergetar akibat isakannya.

-***-

Gadis itu terlihat mondar mandir di balkon apartemennya tangannya terus menggenggam ponsel miliknya, sesekali ia merutuki dirinya yang dengan bodohnya meminta ryeowook datang ke apartemennya sekarang. Padahal sama sekali ia belum menyiapkan kata kata apapun. Apa yang harus ia katakan nanti?

Saat ia sedang bergelut dengan pikirannya, ryeowook tiba tiba saja sudah berada di belakang yeonmi dengan melipat kedua tangannya dan menatap heran pada gadisnya.

“omo!!” pekik yeonmi seketika ia melihat pria yang sedang dipikirkannya sudah berdiri di depannya dengan tatapan heran tentunya. “kenapa kau memanggilku?” tanya ryeowook, yeonmi tersenyum kikuk dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“ryeowook-ah aku..”kata  yeonmi terputus ia bingung harus bilang apa pada prianya ini, yeonmi menggigit bibir bawahnya untuk menghilangkan rasa gugupnya sekarang, namun hasil nya sama ia masih belum bisa mengatakan apa yang ingin ia katakan.

“kau sedang menyukai pria lain?”tanya ryeowook yang langsung mengejutkan yeonmi, bagaimana ia tau? Yeonmi berusaha menahan ekspresinya agar tidak diketahui ryeowook, namun pria itu terlalu mengerti yeonmi, rupanya yeonmi tak bisa membohongi ryeowook.

Ryeowook tersenyum manis dan segera berbalik badan meninggalkan yeonmi, membuat yeonmi bingung entah harus berbuat apa.. ini benar benar sulit.

“besok aku akan ke Taiwan untuk konser super show kami..”kata ryeowook tiba tiba yang tentunya sangat tidak dimengerti oleh yeonmi, ia berjalan pelan mengikuti ryeowook yang sudah berjalan lebih dulu menuju sofa miliknya.

Yeonmi masih terdiam tanpa menjawab apapun dari ryeowook hingga akhirnya ryeowook lah yang berbicara lagi.. “jadi jika aku melepasmu sekarang itu tidak akan berpengaruh apapun bagiku, karena aku sibuk”kata ryeowook seketika, yeonmi terdiam rupanya perkataan ryeowook barusan membuat dada yeonmi sangat sesak seketika.

Apa ini artinya ryeowook melepaskannya begitu saja tanpa berusa menahannya? Entah mengapa perasaan itu kembali muncul ia masih terlalu mencintai pria ini dan kebutuhan akan pria ini rupanya begitu besar, matanya mulai berkaca kaca mendengarnya. “ryeowook-ah..”ucap yeonmi seiring air matanya pecah begitu saja

Ryeowook akhirnya membalikkan badannya dan menatap yeonmi dengan lekat seolah olah yeonmilah satu satunya objek yang harus ditatapnya kini, perlahan ia pun mulai mendekat kearah gadisnya dengan senyuman yang sangat manis, yang selama ini membuat hari hari yeonmi begitu berarti karenanya.

Kedua tangan ryeowook memegang kepala yeonmi dari samping dan menghapus air matanya, lalu tersenyum manis “jika kau lebih mencintai pria dikampusmu, maka pergilah” kata ryeowook yang lagi lagi menghancurkan hati yeonmi, air matanya begitu terus mengalir akibat dari perkataan itu, ia menatap mata ryeowook lekat lekat seakan akan mengatakan ‘jangan lakukan itu’. bibirnya kali ini kelu ia tak bisa berkata apa apa.

Tangan kanan ryeowook kemudian beralih kepinggang yeonmi dan satu tangan lagi menahan wajah yeonmi dan lagi pria itu menjangkau bibir yeonmi dengan bibirnya. Namun yeonmi salah mengantisipasi ryeowook hanya mengecupnya lama tidak seperti lumatan lumatan lembut yang biasa ryeowook berikan untuknya.

Sesaat kemudian ryeowook melepaskan ciumannya dan menatap gadisnya lekat lekat, lagi lagi yeonmi kembali melihat tatapannya yang begitu tenang, pria itu tersenyum perih melihatnya “3 tahun adalah waktu yang lama..”ucap ryeowook, tanpa menjauhkan kepalanya dari gadis itu, bahkan yeonmi masih bisa merasakan hembusan nafas pria ini.

Yeonmi hanya menundukkan kepalanya berusaha menghindari tatapan pria itu, namun dengan sigap ryeowook mengangkat dagunya memaksanya untuk menatap ryeowook, seakan akan ryeowooklah objek yang harus ditatapnya sekarang.

“aku akan melepaskan mu sekarang jika kau mau.. mungkin kau sudah bosan, aku mengerti..” kata ryeowook lalu menjauhkan tubuhnya sedikit dari yeonmi “yak.. ryeowook-ah..”kata yeonmi dengan lirih berharap ryeowook mengubah jalan pikirannya dan tidak melepaskannya.

“kuraharap pria itu lebih baik dariku.. mencintaimu dengan tulus”ungkap ryeowook lagi, yeonmi menggeleng pelan “andwae……”ucapnya dengan air mata yang mulai mengalir di pelipisnya, paru parunya telah gagal menghirup oksigen dan sebagai gantinya dada nya terasa begitu sesak, sesaat rasa bersalah itu kembali muncul, karena telah mengabaikan pria ini bahkan berniat untuk melepaskannya dan mulai hidup baru dengan pria yang mungkin belum bisa mengerti dirinya dengan baik. Apa ia sanggup hidup tanpa senyum dan tawa dari pria ini? ia rasa ia tidak bisa, kebutuhannya akan pria ini terlalu besar baginya.

“tapi mianhae..” ungkap ryeowook kemudian, air mata yeonmi semakin keluar begitu banyak saat dirasanya ryeowook yang berjalan satu langkah mundur darinya “bisakah aku bersikap egois?” tanya ryeowook, yeonmi mengangkat kepalanya menatap pria itu dan mengernyit heran dengan air mata yang tentu

Ryeowook berjalan satu langkah menuju yeonmi, dan mengusap air matanya dengan kedua ibu jarinya dan tersenyum manis “memaksamu untuk tetap bersamaku, mencintaiku, dan selalu berada disisiku.. apa aku boleh?” tanya ryeowook yang mampu membuat yeonmi terkejut seketika, perkataan ryeowook membuat ekspresinya berubah seketika, ia menarik bibirnya keatas membuat lengkungan indah dan langsung memeluk erat ryeowook..

Ryeowook tersenyum, tangannya mulai bergerak melingkar ke pinggang yeonmi dan menenggalamkan kepalanya ke bahu gadis nya, “lakukanlah.. jika itu bisa membuatmu berada disampingku, mianhae ryeowook-ah.. jeonmal mianhae..” ungkap yeonmi dengar air mata yang semakin mengalir dengan deras “uljimma..” kata ryeowook berusaha menenangkan gadisnya yang sedang terisak.

Ryeowook melonggarkan pelukannya dan menatap gadisnya yang tengah menangis itu, hal itu membuatnya terkekeh pelan melihatnya, rupanya gadisnya ini sangat menggemaskan jika sedang menangis.

Perlahan ryeowook menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah manis yeonmi dan menyelipkannya di belakang telinganya, gerakan itu terhenti di tengkuknya, tatapan ryeowook akhirnya mulai turun kebibir mungil milik yeonmi, bibir merah cherry yang terkadang selalu menggodanya, hingga dalam satu gerakan pria itu sudah menjangkau bibir cherry miliknya.

Yeeonmi memejamkan matanya dan menghentikan tangisnya saat dirasakan ryeowook yang mulai melumat bibirnya dengan lembut, tangan kiri ryeowook mulai bergerak mengarahkan tangan yeonmi untuk melingkar di leher ryeowook, sementara tangan yang lainnya tetap menahan kepala yeonmi agar tetap dalam jangkauannya.

Entah berapa lama mereka melakukan ini yang jelas yeonmi saat ini benar benar sudah kehilangan akal sehatnya, ia menundukkan wajahnya berusaha mencari oksigen, ia sudah kehabisan nafas rupanya, ryeowook akhirnya mengerti dan sedikit menjauhkan wajahnya membiarkan gadisnya menghirup oksigen sebisa mungkin sebelum akhirnya ia kembali menjangkau bibir itu sekali lagi.

“jangan pernah lakukan itu lagi, tetap bersama ku apapun yang terjadi..”ucap ryeowook saat ia telah melepaskan ciumannya, yeonmi mengangguka dan tersenyum “arra..”kata nya lalu kembali mencium bibir ryeowook, ryeowook terkejut walau hingga pada akhirnya ia tersenyum dan memiringkan wajahnya memperdalam ciuman mereka, benar benar gila!!

-FIN-

Eotte? Author benar benar bingung bikin ff ini..
terserah kalian mau dikategorikan ff gaje ini..

So please leave your comment.. thank you^^

Advertisements

2 thoughts on “[Ryeonmi Couple] Problem

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s