[Ryeonmi Couple] With you on this day

PF_Art_Book_14012015050347091

Author       : Jung Hye Rim

Main cast   : Kim Ryeowook

Shin Yeonmi

Genre        : Romance

======Happy Reading======

Ryeowook menekan beberapa tombol password apartemen milik kekasihnya yang sudah hafal diluar kepalanya, pria itu tersenyum ketika pintu yang akan ia masuki akhirnya terbuka juga, ryeowook pun mengganti sepatunya dengan sandal rumahan dan ia tersenyum ketika mendapati gadisnya yang tengah tertidur pulas di sofa ruang tamu.

Ryeowook memang sengaja datang pagi pagi setelah acara di sukira, ia lebih senang istirahat diapartemen gadisnya dari pada di dormnya. Ryeowook mendekati gadisnya dan mengecup kening gadis itu.

Kecupan ryeowook di kening gadis itu membuatnya terbangun, ia mengerjapkan matanya dan sedikit menggeliat merenggangkan ototnya yang kaku, dan tersenyum melihat ryeowook yang berada tak jauh darinya.

“kau sudah pulang..”tanyanya sambil mendudukkan dirinya di sofa, ryeowook hanya menjawabnya dengan anggukan lalu ikut duduk di samping gadisnya sambil menyalakan tv. Ryeowook tersenyum sambil menghadap kearah gadisnya..

“kenapa kau tidak tidur didalam?” tanya ryeowook pada gadis yang setengah sadar setengah tidak.
“aku menunggumu..”jawab yeonmi sambil mengerjapkan matanya, membuat ryeowook terkekeh pelan, tangan ryeowook kemudian merangkul gadisnya dan menyandarkannya kedadanya agar ia bisa tertidur kembali.

Yeonmi yang seperti sudah mengerti bagaimana sifat sang kekasih pun hanya bisa menuruti dan memejamkan matanya dipelukan ryeowook dengan nyaman sangat nyaman, bahkan ini salah satu mengapa yeonmi menyukai ryeowook, pelukannya yang menurutnya begitu nyaman dan hangat.

Akhirnya ryeowook memindahkan yeonmi kedalam kamarnya saat dirasakannya yeonmi yang sudah telelap, tadinya ryeowook ingin tidur disofa saja, tapi rupa nya gadis ini tak ingin ryeowook meninggalkannya.

Ryeowook membawa yeonmi kedalam pelukannya dan tertidur pulas, tangan yeonmi juga mulai bergerak memeluk ryeowook, membuat ryeowook semakin mengencangkan pelukannya, ryeowook tersenyum lalu mencium ujung kepala yeonmi dan terlelap bersama.

Pagi harinya ryeowook terbangun lebih dulu, ia melihat yeonmi yang masih terlelap sambil memeluknya, ryeowook pun terkekeh melihat gadisnya yang begitu menggemaskan ketika sedang tidur, perlahan ia mengusap ujung kepala yeonmi dan menyingkirkan helai demi helai rambut yang menghalangi wajah manisnya dan kemudian mengecup keningnya membuat yeonmi sedikit terusik, dan sedikit menjauhkan wajahnya dari ryeowook, membuatnya terlihat sangat menggemaskan, perlahan ryeowook pun menarik dagu yeonmi dan dikecupnya bibir yeonmi, membuat yeonmi membuka matanya satu.

Sebenarnya ryeowook juga sangat ingin menikahi gadis ini secepatnya seperti kata ummanya waktu lalu agar ia bisa selalu melihatnya dan melindunginya setiap saat, dan tanpa ada kekhawatiran mengenai gadis ini yang bisa saja berpaling pada pria lain. Setidaknya jika ia sudah menikah akan ada alasan untuk memaksa gadis ini tetap berada disisinya karena ia sudah milik nya seutuhnya.

Egois memang tapi hanya itu satu satunya cara agar gadisnya tidak berpaling, tapi niat akan menikahi gadis ini masih dikuburnya dalam dalam, saat ini ia masih ada agensi yang mungkin melarangnya menikah untuk secepat ini, dan satu lagi gadis ini belum siap ke jenjang pernikahan, bahkan ia langsung membantahnya di depan ryeowook 3 hari lalu, membuatnya sedikit kecewa tapi mungkin ini memang jalan terbaik, ia tidak ingin gadisnya merasa terkekang dengan pernikahannya.

“kau menciumku tuan kim..” kata yeonmi lalu membuka kedua matanya lebar lebar melihat kekasihnya dengan kekehan yang begitu menggelikan.

“wae? Apa kau mau lebih dari sekedar ciuman heum?” tanya ryeowook membuat bulu kuduk yeonmi berdiri, ia membulatkan matanya sambil menggeleng geleng tidak jelas, membuat ryeowook mengeratkan pelukannya dan mengeluarkan smirknya, membuat yeonmi semakin bergidik ngeri. Tangan yeonmi reflex menahan bahu ryeowook agar tidak menciumnya.

“a..anioo.. bukan begitu” jawabnya gugup, lagi lagi hal itu membuat ryeowook terkekeh. Ia pun akhirnya melepaskan pelukannya dan segera bangkit. Yeonmi akhirnya bernafas lega melihat ryeowook sudah bangun.

“kenapa semalam kau menungguku? Memangnya kau tahu aku akan datang?”tanya ryeowook sambil bangkit dari tidurnya. Dan berjalan menuju keluar kamar diikuti oleh yeonmi dibelakangnya..

“aku tahu kau akan datang karena ini hari ini hari jadi kita, kau tidak lupakan?” tanya yeonmi, tiba tiba ryeowook menghentikan langkahnya membuat yeonmi menubruk punggung ryeowook dan meringis kesakitan. “aku tidak lupa..” kata ryeowook sambil membalikkan tubuhnya dan tersenyum manis lalu mendekatkan wajahnya tepat di depan wajah yeonmi, membuat jantung 10 kali berdebar debar lebih kencang dari biasanya.

“ginyeom-il chukhahaeyo..”kata pria itu lalu segera menjauhkan wajahnya dari gadisnya, membuat yeonmi tersenyum lebar mendengarnya, dengan cepat sebelum ryeowook kembali berbalik ia pun memeluk pria nya dengan erat, membuat ryeowook sedikit terkejut, lalu dengan cepat juga ia membalas pelukan gadisnya.

“aku punya satu permintaan untukmu.. di hari jadi kita..”pinta yeonmi didalam pelukan ryeowook, ryeowook mengangguk “mwotte?” tanya nya. Yeonmi melepaskan pelukannya dan menatap penuh kekasihnya itu..

“aku ingin kau membuatkanku cake terlezat buatanmu..” pinta yeonmi dengan manja, ryeowook memicingkan matanya terlihat seperti menimbang nimbang keinginan kekasihnya itu..

“yak.. kenapa kau diam.. aku sudah membeli bahannya kau tinggal membuatkannya..”kata yeonmi sambil melepaskan pelukannya dan berlari kearah buffet miliknya dan mengambil bahan bahan cake yang sudah ia beli kemarin.

Yeonmi meletakkan semua bahan bahannya di meja makan dan tersenyum manis melihat ryeowook, seperti meminta agar ryeowook menerima keinginannya.. “lalu hadiah untukku apa?”tanya ryeowook membuat yeonmi terdiam aish sial, ia lupa hadiah apa yang akan ia berikan padanya “akan aku beri jika kau sudah membuatkanku cake yang lezat..” kata yeonmi, ryeowook mengangguk mengerti lalu beranjak kekamar mandi.

Yeonmi juga segera pergi kekamar mandi yang terletak dikamarnya, setelah 10 menit yeonmi selesai dengan urusan yang satu itu, ia terlihat sedang mencari cari pakaian apa yang tepat untuknya dipakai hari ini.

Yeonmi tersenyum ketika ia mendapatkan dress kotak kotak dengan perpaduan merah dan hitam selutut, ia sengaja untuk hari ini sedikit menata rambutnya, ia mengepangnya kesamping dan sedikit mempoles wajahnya dengan bedak agar tidak terlihat terlalu polos. Saat dirasanya sudah cukup selesai berdandan ia pun keluar kamarnya dan sudah mendapati ryeowook yang tengah mencampurkan bahan bahan.

Yeonmi tersenyum senang ketika ia mendapati ryeowook yang memakai baju dengan warna sepadan seperti miliknya, gadis itu berlari kecil menghampiri prianya dan membuat ryeowook sedikit terpesona dengan penampilannya sekarang..

“jangan menatapku seperti itu aku tau aku cantik, lebih baik kau cepat menyelesaikan perkerjaanmu tuan kim” ledek yeonmi membuat ryeowook tersadar lalu mendengus kesal dan kembali melakukan perkerjaannya.

“kau menata rambutmu?” tanya ryeowook sambil berkerja, yeonmi yang sedang memasang celemeknya pun hanya mengangguk singkat dan kembali memperhatikan ryeowook yang sudah sangat lancar memasak cake.

“ryeowook-ah.. mari berfoto bersama..”kata yeonmi sambil mengeluarkan ponselnya dan langsung dijawab dengan anggukan mantap oleh ryeowook, “nde~” kata ryeowook, yeonmi pun menghitung “hana deul set..” ketika kamera berbunyi, ryeowook mengubah posenya dan mencium pipi yeonmi..

“yak.. kenapa kau berpaling..” kata yeonmi dengan nada manja membuat ryeowook terkekeh mendengarnya.. “kau tampak lucu dengan ekspresi kaget seperti itu..” kata ryeowook lalu kembali dengan perkerjaannya yeonmi mendengus kesal mendengarnya.

Gadis itu langsung menyimpan ponselnya di tempat terdekat yang aman  sembari memperhatikan ryeowook, tiba tiba saja yeonmi tertawa melihat ryeowook yang menggunakan celemek berwarna pink, sedangkan ryeowook hanya menatap gadisnya tajam..

“mwoya?!” tanyanya
“anioo celemekmu..”kata yeonmi mengejek, ryeowook mendengus kesal mendengarnya “ini semua salahmu..” kata ryeowook, yeonmi mengernyit “kenapa jadi salahku?”

“karena kau hanya memiliki celemek berwarna pink..”kata ryeowook membuat yeonmi terkekeh, bagaimanapun pria ini tetap tampan walau memakai celemek berwarna pink. “gwaenchana, kau tetap tampan memakai itu..” ungkap yeonmi tanpa sadar membuat ryeowook tersenyum senang..

“arra..”jawabnya angkuh, senyum yeonmi menghilang seketika saat ia mendengar jawaban ryeowook yang menurutnya kurang pas ditelinganya digantikan dengan dengusan kesal.

Yeonmi terus memperhatikan ryeowook yang sudah sangat lancar membuat cake, ia hanya memperhatikan saja tanpa membantunya, yeonmi tersenyum ketika ia melihat ryeowook membuat cream strawberry kesukaannya sebagai penghias cake.

“kau ingin hadiah apa dariku?” tanya ryeowook kemudian dan menyadarkan lamunan yeonmi, yeonmi nampak berpikir sejenak. “aku ingin cintamu..”katanya dengan manja..

“kau sudah memilikinya chagy..”kata ryeowook, terlihat yeonmi kembali berfikir “ahha.. aku ingin kau yang selalu ada disampingku tanpa terhalang apapun..” kata yeonmi ryeowook mendesah pelan kemudian melirik gadisnya “kau sudah memilikinya.. selain itu..”

Yeonmi nampak berfikir kemudian ia mengeluarkan smirknya dan menatap intenz pria yang sedang memasukkan cake kedalam oven “kalau begitu aku ingin tubuhmu..” katanya dengan bercanda, ryeowook yang sedang beraktivitas tiba tiba terdiam dan langsung menoleh kearah gadisnya dengan tatapan terkejut, membuat yeonmi sangat ingin tertawa lepas namun sekuat tenaga ia berusaha untuk menahan tawanya.

“aigoo.. kenapa gadis kecilku bisa berfikiran seperti ini eoh? Kau dapat darimana? Aish aku terkejut mendengarnya..”kata ryeowook sambil menggeleng gelengkan kepalanya. Yeonmi masih menhan tawanya “kenapa kau terkejut? Kurasa tak ada pria yang terkejut mendengarnya.. oh? Atau jangan jangan aku berpacaran dengan namja jadi jadian..” kata yeonmi seakan mengejek kekasihnya, ia benar benar tak bisa menahan tawanya melihat ekspresi pria itu, tawanya pecah seketika saat ia mendengar dengusan singkat dari ryeowook.

“kau meragukanku? Aigoo apa kau mau aku membuktikannya sekarang?”tanyanya sambil mendekati yeonmi, gadis itu menelan saliva nya sendiri dan menatap matanya dengan jantung yang berdegup 10 kali lebih cepat dari biasanya. Jangan bilang pria ini sudah termakan ocehan gadisnya..

“kau yakin?” kata ryeowook sambil mendekap tubuh gadisnya, yeonmi menggeleng singkat, dengan kringat dingin yang sudah bercucuran namun bukannya menghentikan aksinya ryeowook malah mengeluarkan smirknya..

“k.k..kau mau apa?” tanya gadis itu gugup.. “bukannya kau menginginkannya? Maka aku akan memberikanmu sekarang.. “anii.. aku hanya……….. hmmmppptthh”katanya terputus karena bibir gadis itu telah dijangkau nya dengan bibirnya. Tadinya ryeowook hanya ingin menakut nakuti gadisnya dan hanya sekedar kecupan biasa.. namun rupanya gadis nya ini membuatnya melakukan lebih dari sekedar kecupan..

Yeonmi mulai memejamkan matanya saat dirasakannya ryeowook yang melumat bibirnya dengan lembut, tangan yeonmi juga sudah melingkar dileher ryeowook, namun lumatan lumatan lembut itu berubah menjadi sedikit menuntut dan kasar.

Yeonmi juga mulai kehabisan nafasnya, ia mencengkram kemeja ryeowook, jelas jelas ia sudah kehabisan nafas tapi entah mengapa ia sendiri enggan menghentikannya, tiba tiba ryeowook menghentikan ciumannya dan saat itu tiba yeonmi cepat cepat menghirup udara segar dan menatap ryeowook..

“kau mencium sesuatu?”tanya ryeowook masih dalam keadaan wajah mereka yang begitu dekat.. yeonmi dan ryeowook nampak mengendus endus, dan seketika itu juga mereka bertatapan.. “CAKE NYA!!!” ucap mereka berdua lalu pergi ke oven miliknya..

Mereka berdua mendengus kesal saat melihat oven mereka yang sudah banyak asap mengepul, segera ryeowook mengeluarkan cake yang sudah menghitam dan membawanya kemeja..

“ini salahmu..”kata yeonmi menyalahkan ryeowook, ryeowook mendengus kesal melihat gadisnya “ck.. jelas jelas ini salahmu, gara gara aide gila mu itu cake buatanku jadi gosong seperti ini..”

“mwo?! Aku kan hanya bercanda.. kau saja yang melakukannya..”kata yeonmi sambil melipat kedua tangannya didada seraya mendengus kesal. “molla.. terserah bagaimana caramu mempermak cake ini, aku malas membeli bahannya lagi..”

Ryeowook nampak mempertimbangkan pemikiran gadisnya “nde~ setelah itu kita sama sama masuk rumah sakit? Shireo..”bantah ryeowook kemudian, ia juga melipat kedua tangannya didada..

“aish.. padahal aku sangat menginginkan cake buatanmu..”kata dengan nada manja menatap cake gosong didepannya, ryeowook terkekeh mendengarnya kemudian ia tersenyum evil menatap gadisnya “bagaimana jika kita melanjutkan adegan yang tadi sebagai gantinya aku akan membelikanmu cake yang baru eotte??” tanya ryeowook yang sukses membuat mata gadis itu membulat sempurna..

“shirreo.. aish masih bisa yak au dalam keadaan seperti ini berfikiran yadong..”kata yeonmi seraya berjalan keluar dari dapur dan membuka celemeknya, mendengus kesal dan membuat ryeowook terkekeh mendengarnya..

Ryeowook mendekati yeonmi yang sedang duduk di sofa sambil menonton tv dan mempotkan bibirnya, membuat ryeowook ingin mencium bibirnya ketika sedang cemberut seperti itu, “kau marah heum?” tanya ryeowook lalu duduk disamping gadisnya.

“anioo..”kata yeonmi kemudian mulai melunak, ia menyandarkan kepalanya ke bahu ryeowook, tangan ryeowook pun mulai terangkat untuk merangkul gadisnya.. “ayolah kita lanjutkan adengan yang tadi..” tanya ryeowook merajuk, yeonmi menegakkan duduknya dan menatap prianya nanar “aish shirreo..” kata yeonmi..

“arraseo..kalau begitu menikahlah denganku..”tanya ryeowook lagi lalu ia kembali mendapatkan tatapan nanar dari gadisnya. “aish.. tidak perlu dijawab, aku sudah tau jawabannya..” kata ryeowook lalu mendengus kesal, yeonmi tersenyum pada pria ini lalu memeluknya erat dan menyandarkan kepalanya kedada ryeowook.

Tanpa disadarinya ryeowook mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna biru kedepan wajah gadisnya, membuat dahi yeonmi berkerut.. “mwoya?” tanya gadis itu..

“bukalah ini hadiah dariku..” kata ryeowook, yeonmi tersenyum lalu meraihnya dan membukanya, bibirnya seketika itu juga langsung mengulas senyum manis ketika melihat apa yang ryeowook berikan untuknya, sebuah kalung emas putih yang menurutnya sangat indah..

“kau menyukainya?”tanya ryeowook, yeonmi mengangguk “mau kupakaikan?”tanya ryeowook lagi, lagi lagi yeonmi hanya menjawabnya dengan anggukan, ryeowook pun meraih kalungnya dan memakaikannya ke leher yeonmi yang indah membuatnya semakin terlihat cantik..

“neomu yeppunda..”kata ryeowook, yeonmi tersenyum senang lalu memeluk ryeowook dengan erat.. “gomawo..”kata yeonmi.. “lalu mana hadiahku?”tanya ryeowook, yeonmi tersenyum lalu mengecup singkat bibir ryeowook dan seketika itu juga membuat ryeowook terpaku dan tentunya sangat terkejut..

“itu kau suka?” tanya yeonmi, ryeowook tersenyum “ani..”katanya kemudian lalu mengecup bibir yeonmi dengan lama seakan menyalurkan seluruh perasaannya pada gadis ini, gadis yang kini sudah tiga tahun dicintainya, menemani dirinya bagaimanapun keadaannya, gadis yang tentu saja membuat harinya begitu indah.

“aku mencintaimu tuan kim” ucap yeonmi saat ryeowook melepaskan ciumannya, ryeowook tersenyum manis senyuman yang sangat sangat disukai oleh yeonmi dan langsung memeluk gadisnya dengan erat “nado nona shin..”ucapnya lalu mengecup ujung kepala yeonmi.

-FIN-

Annyeonghaseyo chingu.. author kembali lagi dengan ryeonmi story..
ff nya panjang banget ya.. hehehe mian  author bingung harus berhenti dimana..

Semoga kalian suka dengan ff nya, thanks ya chingu yang sudah mau berkunjung di wp ku.. dan mau berkomentar..

Don’t forget to leave comment ^^

Advertisements

2 thoughts on “[Ryeonmi Couple] With you on this day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s