[Ryeonmi Couple] The one I love

the one i love-Ryeowook--Yeonmi copy

Author         : Jung Hye Rim

Main cast     : Kim Ryeowook

Shin Yeonmi

Genre          : Sad Romance

======Happy Reading======

Yeonmi masih terdiam di tempatnya menatap ponsel yang sengaja ia matikan, ia ingin sekali menghidupkan kembali ponsel itu dan menghubungi seorang pria yang kini bukan miliknya lagi, benar benar gila dia saat ini, tiba tiba rasa itu kembali menyerangnya, perasaan rindu yang begitu sangat menyebalkan, bagaimana bisa ia merindukan seorang pria yang bukan miliknya lagi?

Ia hampir terbiasa kemarin tanpa pria itu, karena tugas kuliah yang menumpuk dan teman teman kampusnya yang cukup menyenangkan, tapi suara itu suara pria itu yang dengan lancarnya bernyanyi disalah satu stasiun televise membuatnya kembali mengingat semua.

Bahkan ia baru menyadari satu hal yang berbeda dari pria itu, pria itu terlihat lebih kurus dari terakhir mereka bertemu, apa pria ini merindukannya seperti ia yang merindukan pria itu? rasanya tidak mungkin, pria itu sudah berubah 180 derajat padanya, mana mungkin ia merasa seperti itu..

Pada akhirnya yeonmi memberanikan dirinya untuk menyalakan ponselnya, dan betap terkejutnya ia saat mengetahui sudah hampir 100 panggilan tak terjawab dan itu semua dari seorang pria, siapa lagi kalau bukan kim ryeowook.. dan lagi banyak pesan yang masuk kedalam ponselnya dari orang yang sama..

‘neo eodiya?’

‘yeonmi-ah jebal temui aku..’

‘kumohon jangan menghilang seperti ini, aku benar benar merindukanmu, bisa kau temui aku?’

Yeonmi membaca pesan itu.. apa ia beru saja membaca kata rindu? Apa pria itu benar benar merindukannya? Matanya mulai berkaca kaca membaca pesan pesan.. apakah masih ada perasaan dalam pria itu untuk dirinya?

Dan tiba tiba pesan terakhir muncul dan ini mungkin ryeowook baru menirimnya, dengan perlahan yeonmi mulai membaca pesan terakhirnya itu..

‘bagaimana harimu yeonmi-ah.. sebentar lagi musim panas akan muncul, kau senang? Aku harap begitu.. kau tahu? Betapa senangnya aku bisa bertemu denganmu dimimpiku semalam, kau terlihat begitu cantik dengan gaun yang aku berikan padamu, ahh.. seharusnya aku tau kau kan memang gadis tercantik setelah ummaku, dan tentu saja walau hanya memakai gaun sederhana sudah membuatmu nampak begitu cantik.. apa kau bahagia? Aku bahagia, dengan semua kenangan indah kita, seharusnya dimusim baru ini kita bergandengan tangan dan tertawa bersama, mengajarkanmu memasak seperti biasa, rasanya aku merindukan semua itu.. aku ingin melihat mu lagi yeonmi-ah.. kumohon berikan aku kekuatan, dengan melihat senyummu.. saranghae yeonmi-ah.. jeongmal saranghae..’

Mata yeonmi menetes seketika, pesan itu begitu menyentuh hatinya meruntuhkan semua pertahanannya, sekarang ia hanya bisa menjadi gadis cengeng yang hanya bisa menangis dan menyesali, ingin sekali rasanya ia berlari dan menemi pria itu, tapi sebagian hatinya melarangnya menyuruhnya untuk tetap diam dan tetap pada pendiriannya, ia masih terlalu sakit dengan semua perubahan itu, nyatanya pesan itu belum membuatnya kembali..

-***-

Ryeowook memilih untuk berjalan jalan di taman cherry blossom tempat dirinya bertemu dengan yeonmi selain di apartemennya, menikmati aroma cherry kesukaan yeonmi, seketika itu wajahnya mengeluarkan senyum bahagia untuk pertama kali saat aroma cherry yang menyambutnya..

Musim dingin akan segera berhenti, dan itu artinya akan ada musim panas yang siap menggugurkan daun daun indah cherry blossom. Dan baru ryeowook sadari rupanya sudah ada beberapa dedaunan yang mulai berubah warna.

Kenangan kenagan indah itu kembali bermunculan, ia tersenyum ketika mengingatnya sama sekali ryeowook tak berniat untuk melupakan kenangan indah itu, ia akan menyimpannya di memory yang tak akan terhapus

Sementara itu seorang wanita yang juga tengah merindukan tempat ini datang berkunjung, namun dengan arah berlawanan dengan ryeowook, gadis itu tersenyum ketika melihat tempat yang begitu berharga baginya masih sama seperti terakhir kali mereka bertemu, dan tentu saja gadis itu –Shin Yeonmi- merasa sangat senang.

Yeonmi menghirup udara segar dari taman itu, dan aroma cherry yang sangat disukainya menusuk kedalam hidungnya membuatnya bahagia sejenak, ia menikmati danau yang biasa mereka kunjungi bersama, danau itu juga masih terlihat sama, indah seperti biasa, senyum yang tadinya berkembang kini beralih menjadi datar saat suara seseorang yang ia kenal memanggilnya.

“yeonmi-ah”

Yeonmi menoleh dan dari jarak beberapa meter darinya berdiri seorang pria yang begitu ia rindui dan juga rasa kesal kini berada tepat didepannya dengan jarak beberapa meter, pria itu tersenyum manis senyuman yang sayangnya sangat disukai yeonmi.

Jantungnya berdegup lebih cepat saat melihat pria itu lagi, ia ingin tersenyum membalas senyuman ryeowook untuknya tapi sebagian gengsinya menahannya untuk tidak tersenyum, ia bahkan hanya mengeluarkan wajah datar tanpa ekspresi yang sangat tidak disukai ryeowook.

“mianhae..” ucap pria itu tiba tiba, segera mungkin yeonmi mengalihkan pandangannya dari pria itu agar ia tidak melihat bahwa ia saat ini sedang menahan tangisnya, sekuat tenaga ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh didepan pria ini.

“aku tidak bermaksud untuk menyakitimu, aku hanya kelelahan.. tapi hatiku ingin sekali bertemu denganmu yeonmi-ah..

“jebal!! Geumanhae!!.. kumohon berhentilah.. aku tidak bisa berbicara denganmu sekarang, aku sibuk..”ucap yeonmi memotong pembicaraan ryeowook dan hendak pergi..

“aku akan menunggumu disini, sampai kau mau berbicara padaku..”kata ryeowook, langkah yeonmi berhenti sejenak hingga pada akhirnya ia tetap melanjutkan langkahnya dan berlari, air matanya mengalir saat itu juga..

Yeonmi segera meniki taksi dan pulang ke apartemennya yang sudah ia ganti passwordnya, tangisnya kembali pecah saat ia berada di balkon apartemennya, hatinya masih begitu sakit terlebih saat melihat pria itu kembali, permasalahan kecil membuatnya seperti ini pria itu mampu membuatnya hampir kembali atau entah mungkin ia akan kembali pada pelukannya?

Saat itu juga air hujan mulai turun membacasi kota seoul, pikirannya kembali pada pria itu yang mungkin saja masih menunggunya disana dan mungkin saja ia kedinginan dan kehujanan, dan saat ini telah meyakin dirinya bahwa ia masih sangat mencintai pria itu, sampai kapanpun ia masih mencintai pria itu. Dengan buru buru ia mengambil paying dan segera berangkat..

Ryeowook masih terdiam ditempatnya menunggu gadis itu, membiarkan tubuhnya diguyuri air hujan yang begitu deras namun hingga saat ini gadis itu belum datang atau mungkin tidak akan datang, seharusnya ryeowook tahu itu gadis itu sudah membencinya dan mungkin ia tidak akan datang.

Menunggu..

Hanya menunggu yang bisa ryeowook lakukan, ia tidak bisa membuat yeonmi datang bahkan mencintainya lagi, walau sebenarnya ryeowook yakin gadis itu akan kembali pada dirinya lagi..

“paboya!!”

Ryeowook menoleh kearah suara yang amat sangat dikenalnya, betapa terkejutnya ia saat melihat gadis itu kembali, ryeowook tersenyum manis melihatnya namun ia masih diam ditempatnya, hingga yeonmilah yang mendekat.

Yeonmi menjatuhkan payungnya saat jarak mereka kurang dari satu meter dengan cepat ryeowook mengambil payung itu “yak!! Jangan membuat dirimu basah nanti kau bisa sakit..” kata ryeowook sambil memayungi gadisnya..

Menangis.. ya, yeonmi menangis kala itu melihat kebodohannya yang hampir saja melepaskan orang yang begitu amat ia sayangi.. tanpa pikir panjang yeonmi langsung memeluk ryeowook yang membuat ryeowook menjatuhkan payungnya akibat gerakan yeonmi dengan tiba tiba..

“pabo!! Pabo!! Pabo!!” ucap yeonmi dalam tangisnya, kini hujan mengguyuri mereka berdua, ryeowook tersenyum lalu membalas pelukan yeonmi dengan erat seakan akan ia tidak ingin kehilangan gadis itu lagi..

“mianhae..”
“geumanhae ryeowook-ah.. aku tidak ingin membahasnya, aku sudah memaafkanmu kumohon jangan lakukan itu lagi, aku tidak tahu harus berbuat apa jika kau seperti itu..”

“anioo.. aku tak akan melakukannya.. aku merindukanmu yeonmi-ah..” ucap ryeowook, ia sedikit melonggarkan pelukannya dan menatap gadisnya lekat, hujan kala itu juga sudah semakin mereda.. pria itu tersenyum dan menyuingkirkan beberapa anak rambut yang menghalangi wajah manis milik gadisnya ini, dan baru ryeowook sadari rupanya gadis ini sedikit merubah rambutnya ryeowook masih merasakan itu walau rambutnya basah, tentu saja itu membuat ryeowook terpesona..

“kau memotong rambutmu?”tanya ryeowook, gerakannya terhenti di tengkut yeonmi, yeonmi mengangguk lalu tersenyum “nde~ sayangnya kau baru mengetahui sekarang, aku sudah memotongnya sejak 2 minggu lalu..”

“jinja?” tanya ryeowook kemudian, betapa bodohnya ia yang bisa bisa nya tidak menyadari perubahan gadisnya ini “apa itu terlihat aneh?” tanya yeonmi sambil merapikan poninya yang basah kagiatan itu membuat ryeowook tertegun sebentar “ani,, kau cantik..” ungkap ryeowook, yeonmi tersenyum mendengarnya..

Ryeowook menatapnya lekat lekat seakan menyalurkan semua perasaan rindu dan cintanya pada gadis ini, rupanya dugaan ryeowook benar gadis itu kembali dalam pelukannya lagi, tatapannya kini turun pada bibir mungil yang terkadang selalu menggodanya..

Dengan satu gerakan ryeowook sudah menjangkau bibir mungil itu, yeonmi memejamkan matanya saat dirasakannya ryeowook yang sudah melumat bibirnya dengan lembut jujur saja yeonmi merindukan lumatan lumatan lembut yang selalu ryeowook berikan untuknya.

Rupanya yeonmi mulai kehabisan nafasnya, ia mencengkram dengan kuat sweater ryeowook, tapi entah mengapa ia sendiri enggan menghentikannya begitu manis dan sangat memabukkan, yeonmi menundukkan wajahnya ryeowook yang menyadari itu langsung memberikan sedikit ruang untuk yeonmi agar bisa menghirup oksigen sebanyak banyaknya hingga pada akhirnya ryeowook kembali menjangkau bibir itu sekali lagi, kali ini ryeowook melakukannya dengan lembut bahkan ia lebih menjaga iramanya..

Entah berapa lama yeonmi melakukan ini yang jelas ia merasa masih di taman cherry blossom, dan akan ada banyak orang yang akan melihatnya. Yeonmi benar benar sudah kehabisan nafasnya tapi tangan kanan ryeowook masih memeluk pinggangnya dan tangan yang lainnya masih menahan kepala yeonmi agar tetap dalam jangkauannya..

“saranghae yeonmi-ah..”ungkap ryeowook saat melepaskan ciumannya tanpa berniat menjauhkan wajahnya sedikitpun dari yeonmi, yeonmi tersenyum dan memeluk ryeowook dengan cepat takut takut pria ini melakukan hal aneh yang membuat jantungnya berdegup dengan cepat.

“jangan seperti itu lagi.. aku merindukanmu..”

-CUT-

Eotte? Mianhae kalau aneh jadinya… namanya juga lagi belajar.. :))

Don’t forget to leave comment 😉 don’t be silent readers… ^^

Advertisements

2 thoughts on “[Ryeonmi Couple] The one I love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s