[Ryeonmi Couple] Because it’s You

becouse it's you

Kim Ryeowook – Shin Yeonmi

Romance

======Happy Reading======

.

.

.

kau memang pria yang sangat menyebalkan dalam hidupku, menyebalkan karena sudah membuatku tidak bisa menjauh darimu, aku mencintaimu~

.

.

-The Story Begin-

“Jinjaro? Ahh.. aku sangat senang mendengarnya, Chukhahae min hyuk-ssi.. ah.. nde~”

Gadis itu tertawa senang mendengar celotehan orang yang sedang menelphone nya sekarang, tak jarang gadis itu menampakkan wajahnya yang senang akibat omongan omongan yang keluar dari bibir seorang pria yang sedang menghubunginya disebrang sana. Dan tak jarang pula bibir gadis itu mengeluarkan pujian pujian serta memberikan selamat pada pria itu.

Sudah 3 jam gadis ini seperti ini, dan rupanya kegiatannya itu mengabaikan banyak hal yang menjadi kewajibannya, ia melupakan tugas yang masih harus dikerjakannya dan satu lagi, ia juga melewatkan makan siangnya.

Entah sebenarnya apa yang dibicarakannya hingga menghabiskan waktu sebanyak itu, rasanya tindakannya ini sangat tidak wajar untuk teman biasa, orang lain yang tidak mengetahuinya akan menyangka bahwa gadis ini memiliki hubungan special bersama seorang pria yang berhasil menyita waktunya sekarang.

“kau.. apa kau masih bersama dengan pria itu?”

-Shin Yeonmi- gadis itu terdiam sesaat mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir pria itu, kemudian terkekeh pelan lalu mengangguk sebelum menjawab pertanyaan pria yang disebrang itu “nde~” ucapnya santai lalu mendapatkan kekehan dari seberang.

kau mencintainya?

“tentu saja..”

bukankah kau juga menyukaiku dulu?” yeonmi tersenyum miring mendengar pertanyaan –Min Hyuk- pria itu, ia menghela nafasnya pelan lalu mengangguk pelan “aku memang menyukaimu, tapi rasanya cintaku bertepuk sebelah tangan denganmu..” ucap gadis itu sambil memasang wajah sedih..

ck. Kau mengatakan hal itu seolah olah kau bisa lepas dari pria itu..

“dia selalu hadir dalam hidupku__”

dan kau tidak pernah menolak kehadirannya.

“karena aku tidak bisa..”

itu karena kau tidak pernah mencoba untuk menghindar yeonmi-ah.. kau selalu saja menerimanya..

“kau benar..”

apa yang membuatmu betah bersamanya? Aku ingin memastikan. Apa kau benar benar mencintainya?

“ya!! Neo paboya.. tentu saja aku mencintainya..”

lalu apa yang membuatmu betah bersamanya?” kali ini yeonmi tidak ada niat untuk menjawab pertanyaan minhyuk, ia hanya menghela nafas dan tersenyum, ia sendiri heran mengapa ia bisa bertahan bersama pria itu, pria yang mencuri ciuman pertamanya, pria yang selalu saja bersikap sangat menyebalkan, selalu mengeluarkan aegyo yang membuatnya tidak tega jika menolak keinginanya.

yeonmi-ya jawab aku..

“mollaseo.. yang aku rasa aku nyaman dengan__”

Yeonmi menghentikan perkataannya dan membiarkan orang yang disebrang berteriak tidak jelas meminta jawaban darinya saat pria yang tengah dibicarakannya ini sudah berdiri diambang pintu dengan wajah yang seperti kesal, tunggu!! Pria ini sudah berdiri disini sejak kapan?

Ia kembali mendekatkan ponselnya pada telinganya “mianhae minhyuk-ssi.. nanti ku telepon lagi..” ucapnya terburu buru lalu segera mematikan ponselnya dan tersenyum manis kearah ryeowook.

Ryeowook ,menghela nafasnya pasrah kemudian berjalan menuju kulkas putih milik kekasihnya itu, sebisa mungkin ia meredam emosinya saat mendengar gadisnya yang terus berbicara dengan seorang pria yang diduga bernama minhyuk itu dan mengabaikannya, bahkan gadis itu tidak menyadarinya yang memasuki apartemen gadis itu, ck.. gadisnya itu benar benar.

Ryeowook mengambil sebuah botol air putih dan meneguknya, membiarkan air itu mengalir dikerongkongannya dan menyegarkan pikirannya, ia benar benar kesal melihat gadisnya yang mengabaikannya hanya karena berbicara santai dengan pria lain.

“kau kapan datang?” tanya gadis itu santai, sekali lagi ryeowook ingin sekali meluapkan emosinya saat gadis itu menanyakan hal bodoh seperti itu.

“entahlah, beberapa saat yang lalu..” ucapnya lalu berjalan lebih dulu dari gadisnya menuju sofa ruang tamu apartemen yeonmi, ingin tertawa sebenarnya saat melihat ekspresi bingung dari gadisnya itu sekarang, terlebih caranya yang mengekor dibelakangnya dengan wajah yang sangat kekanak kanakan.

Ryeowook tanpa memperhatikan yeonmi yang sudah ikut duduk tak jauh dari tempatnya dudukpun langsung menyalakan tv milik gadis itu tanpa meminta izin, ia menonton dengan serius acara tv yang disukainya itu, walau sebenarnya ia tidak focus. Hanya saja ryeowook tidak terlalu ingin berbicara dengan gadisnya itu.

“ryeowook-ah..” ucapnya pelan. Ryeowook menoleh singkat lalu kembali pada tempatnya seraya berdehem pelan menjawab panggilan gadisnya itu.

“apa kau lapar? Aku akan membuat sesuatu..” ucap ryeowook tiba tiba dan langsung berlalu kedapur dan meninggalkan yeonmi diruang tamu sendirian. Membuat yeonmi mau tidak mau menghela nafasnya berat melihat tingkah kekasihnya itu, menyebalkan memang. Ini akan terus seperti ini jika ryeowook cemburu padanya, ya.. walaupun sekarang yeonmi hanya menebaknya. Sebenarnya ia tidak masalah dengan ryeowook yang sedang cemburu padanya karena itu artinya pria ini memang mencintainya, tapi bagaimana jika dugaannya salah? Seperti beberapa waktu lalu yang membuat hubungannya terancam karena pria ini yang begitu pencemburu.

Yeonmi tersenyum miring sebelum akhirnya ia mulai berjalan menuju dapur dan melihat apa yang sedang ryeowook lakukan, ia tersenyum melihat prianya itu sedang memasak sesuatu. Setelah yeonmi belajar memasak dan berhasil membuat sebuah bulgogi yang walaupun memang tidak terlalu lezat itu tidak membuat dapurnya menjadi lebih sering dipakai, tetap saja ryeowook yang akan selalu menggunakan dapurnya itu, ia hanya sesekali mengingat rasa malasnya yang begitu besar ketika melihat alat alat dapur seperti itu.

Lagi lagi yeonmi tersenyum manis melihat ryeowook, dan entah apa yang dipikirannya sekarang, ia tiba tiba saja  berjalan mendekati ryeowook dan memeluknya dari belakang, hal itu membuat ryeowook menghentikan aktivitasnya mencoba menerka nerka apa lagi yang dilakukan gadis ini setelah ini.

“ryeowook-ah.. kumohon jangan marah..” ucapnya merajuk, membuat ryeowook ingin tertawa dan segera membalikkan tubuhnya membalas pelukan gadis ini, tapi sebisa mungkin ia menahannya. Ingin tau apa lagi yang akan gadis ini lakukan..

“apa kau berniat pergi dari ku?” tanya ryeowook akhirnya yang merasa tidak tahan karena gadis ini tetap diam tak melanjutkan perkataannya. Dirasakannya gadis itu yang menggeleng pelan menjawab pertanyaan ryeowook, ia memang tidak pernah berniat pergi dari pria ini, kebutuhannya akan pria ini sangatlah besar, ia tidak mungkin pergi begitu saja.

“lalu kau kenapa?”

“apanya yang kenapa?”

“kenapa mengabaikanku saat aku datang eoh?” tanya ryeowook yang sudah mulai kesal, yeonmi mengeratkan pelukannya dan tersenyum, ia akui ia memang bersalah soal itu, tapi tak bisakan pria ini memaafkannya?

“mianhae..” ucap gadis itu lirih, ryeowook menghela nafasnya berat dan lebih memilih diam. Bukan apa apa sebenarnya jika gadis itu jika ia dekat dengan pria lain, toh itu juga tidak akan mudah untuk membuat gadis itu pergi darinya, tapi rasa ketakutan selalu saja hadir dalam hidupnya, takut jika gadis itu tiba tiba saja meninggalkannya.

“aku benar benar minta maaf ryeowook-ah..”

“apa kau menyukai pria itu?”

“nde~ aku menyukainya, tapi itu dulu..”

“tetap saja..”

“kau marah?”

“ani”

“kenapa kau seperti ini?”

“karena kau mengabaikanku nona shin..”

“aku tidak mengabaikanmu.. aku hanya tidak menyadari kedatanganmu..”

“itu sama saja.”

“apa kau sedang cemburu?” ryeowook terhenyak dari tempatnya saat gadis itu bertanya apa dirinya ini sedang cemburu, ryeowook juga sedari tadi bingung akan pikirannya, apa ia sedang cemburu? Sama seperti yang dikatakan gadisnya ini? ryeowook tidak cemburu hanya merasa kesal karena telah diabaikan. Itu saja.

“ani.. aku hanya kesal.” Jawab ryeowook akhirnya, yeonmi tersenyum lalu kembali mengeratkan pelukannya dan menghirup dalam dalam aroma tubuh ryeowook yang sangat disukainya, entahlah tapi ia merasa senang mendengar jawaban ryeowook yang seperti itu.

“kau cemburu..”

“ani.. dari mana kau tahu?”

“sikapmu..
sikapmu yang menunjukkan jelas jelas kau cemburu..”

“ryeowook-ah..”

“hmm..”

“aku mengerti mengapa aku bisa bertahan berada didekatmu..”

“maksudmu?”

“tadi minhyuk bertanya padaku kenapa aku bisa bertahan denganmu dan mencintaimu..” ryeowook terdiam, ia hanya ingin belum siap mendengar apa yang akan gadisnya ini katakan. Walau ryeowook tahu gadis nya ini memang benar benar mencintainya, tapi ia tidak pernah tahu apa alasan gadis ini tetap berada sisinya.

“lalu kau jawab apa?”

“aku jawab tidak tahu.”

“mwo?! Wae?

“Ini semua karenamu, aku bingung bagaimana mengartikan perasaanku sendiri, kau begitu menyebalkan karena sudah membuatku ingin terus bersamamu, kau begitu egois, kau egois karena sudah memaksaku untuk terus bersamu, mencintaimu, kau selalu menganggapku seolah olah aku adalah duniamu, oksigenmu untukmu bernafas, kau begitu menyebalkan sehingga membuatku tidak bisa pergi darimu__” ucap gadis itu tertahan, ia menghela nafasnya pelan

“tapi aku menyukainya, aku menyukai pria sepertimu, entah mengapa aku suka caramu egois, caramu yang selalu memaksaku untuk tetap berada didekatmu, caramu yang sering menghawatirkanku,  karena aku mencintai pria yang membuatku nyaman karena rasa cemburunya dan keegoisannya, aku mencintai pria yang hanya ada aku dalam hidupnya, karena itu aku mencintaimu dan lebih memilih bertahan bersamamu. Aku mencintaimu ryeowook-ah..” ryeowook tertegun mendengar ucapan gadisnya ini, sudut bibirnya mulai terangkat mengulas senyum indah, diusapnya tangan gadisnya yang tengah melingkar dengan manis di perutnya itu dengan lembut, sebelum akhirnya ia pun membalikkan tubuhnya untuk membalas pelukan gadis manisnya ini.

“gomawo..” ucap ryeowook tanpa sadar.. “kau benar benar duniaku, kau memang oksigen untukku bernafas..” sambungnya.

“arraseo.. tapi aku lapar..” ucap gadis itu tiba tiba yang langsung membuat ryeowook mengernyitkan matanya bingung. “bukannya ini sudah lewat makan siang..” ucap ryeowook, gadis itu tertawa bocah menanggapinya. Lagi lagi hal itu membuat ryeowook menghela nafasnya berat, seakan akan mengerti apa yang gadis ini lakukan hingga melewatkan makan siangnya.

“aish jinja.. bagaimana jika asam lambungmu kambuh lagi?”

“mian..”

“lain kali jangan ulangi hal seperti ini lagi arrachi!!”

“arraseo tuan kim..” ucap gadis itu, ryeowook tersenyum lalu mengusap rambut gadisnya itu lembut dan kembali melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda barusan, lagi pula ia sendiri juga melewatkan makan siangnya karena sibuk dengan perkerjaannya.

-CUT-

Annyeong readers *tebarpesona
Author datang dengan fanfic geje abal dan anehnya tidak diragukan lagi. Huff bingung mau bikin apa jadilah fanfic abal nan geje.. selamat membaca.. jangan lupa RCLnya annyeong 
#WARNING!! Banyak typo bertebaran.. kamsahamnida

Advertisements

One thought on “[Ryeonmi Couple] Because it’s You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s