[Hyunjae Couple] Tell Me, that you love me!!

26

Tell me, that you love me [special Jae in birthday]

Cho Kyuhyun – Kim Jae In

Romance, Sad

======Happy Reading======

.

.

.

~Katakan Padaku bahwa kau mencintaiku, aku hanya ingin mendengarnya lagi.. bisakah?~

Dalam suasana kamar yang selalu penuh dengan barang barang berwarna ungu itu masih terdapat seorang gadis manis yang baru saja mengerjapkan matanya akibat sinar matahari yang dengan begitu saja memasuki celah gorden kamarnya dan menusuk matanya.

Gadis itu sedikit menggeliat pelan berusaha meluruskan ototnya yang kaku akibat tidurnya. Tapi bukannya segera bangun dan beraktivitas gadis ini justru kembali masuk dalam selimutnya dan menutupi wajahnya agar sinar matahari tidak mengganggunya, ya.. gadis itu kembali tidur..

Tak seperti biasanya gadis ini kembali tertidur seperti ini, biasanya ia akan segera bangun dan beraktivitas seperti biasanya, ia benci mengakuinya tapi kali ini ia benar benar lelah, dan ia tak bisa membuka matanya dengan sempurna akibat rasa kantuk yang menyerangnya sekarang.

Setelah satu hari full ia berkerja keras kemarin, melakukan aktivitas yang begitu padat tak seperti hari hari biasanya, dan sekarang.. di hari liburnya ia ingin beristirahat sepuasnya, menikmati tidur yang nyenyak serta mimpi indah. Itu yang dipikirkannya..

Namun rupanya sesuatu kembali mengganggunya, kali ini membuatnya terduduk kesal menatap sebuah benda persegi panjang berwarna putih itu yang terus saja mengeluarkan suara suara aneh yang membuat telinganya sakit. Terlalu berlebihan memang tapi itu benar benar mengganggunya..

Mata cantiknya membulat seketika saat melihat sesuatu di layar ponselnya yang sudah ia raih barusan, rupanya itu suara alarm yang memberitahunya bahwa hari ini adalah hari special untuknya.

Ia hampir lupa kalau hari ini adalah ulang tahunnya.

Kim Jae In –Gadis itu- memukul jidatnya ringan menginngat hari ini ulang tahunnya, bagaimana bisa ia melupakan ulang tahunnya sendiri, mungkin ini diakibatkan karena jadwalnya yang begitu padat pada urusan kuliahnya serta perkerjaan barunya.

Entahlah apa yang mendorongnya, matanya kali ini tidak lagi mengantuk tiba tiba saja ia berlari kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Ia punya sesuatu yang ingin dilakukan bersama pria nya dihari ulang tahunnya. Karena sudah satu minggu ini pria menyebalkan itu tidak menemuinya, karena jadwal yang juga tak kalah padat dengannya. Ia benci mengakuinya tapi ia benar benar merindukan pria evil itu, walaupun ia juga sudah terbiasa dengan hal ini tapi entah mengapa sekarang ia sangat merindukan pria itu.

Tak usah menunggu lama untuk gadis itu mandi, dalam waktu 20 menit gadis itu sudah keluar dari kamar mandinya dengan balutan haduk menutupi kepalanya serta satu handuk lagi yang melilit tubuhnya.

Ia mendudukkan tubuhnya tepat didepan meja riasnya melihat bayangannya itu dan kemudian tersenyum manis, kini ia sedang berulang tahun berkuranglah umurnya dan itu artinya ia bertambah tua.

Cepat cepat ia mengganti bajunya saat di ketahuinya waktu yang mulai bertambah siang, diambilnya selembar kertas dan sebuah pensil lalu ditulisnya sesuatu disana, sebuah catatan mengenai barang barang yang hendak ia beli.


Kyuhyun mengerjapkan matanya beberapa kali melihat ekspresi kedua hyungnya yang berada tepat dihadapannya, ia baru saja meminta pendapat pada Ryeowook dan Donghae mengenai sesuatu yang terlintas di otak evilnya itu, bukannya mendapat jawaban kedua hyungnya ini malah memasang wajah terkejutnya yang sama sekali tidak membantunya.

“ya!! Hyung aku meminta pendapatmu!!” ucap kyuhyun frustasi seharusnya ia mengurungkan niatnya itu tadi dari pada ia mendapatkan tatapan aneh dari kedua hyungnya yang semakin membuatnya frustasi.

“kau benar benar akan melakukannya kyu~” tanya ryeowook dengan wajah polosnya, kyuhyun mengangguk bersemangat menjawab pertanyaan hyungnya dengan tampang polosnya itu.

“tapi itu akan menyakitinya kyu! Dan aku sangat tidak setuju, dia gadis polos kau tau?” ujar donghae menyangkal pendapat kyuhyun, dilihatnya ryeowook yang menganggukkan wajahnya setuju dengan pendapat donghae, kyuhyun sedikit mendengus kesal melihat tingkah ryeowook, bahkan pria itu pernah menyakiti gadisnya dulu, apa hyungnya yang satu itu terlalu polos? Awalnya kyuhyun ingin sekali memarahi ryeowook saat mengetahui bahwa gadisnya itu menyukai pria pendek ini yang ternyata ryeowook malah memilih yeonmi sebagai gadisnya, tapi ia kurungkan niatnya mengingat ryeowook memang tidak mengetahui perasaan jae in dan ia tahu betul betapa ryeowook mencintai yeonmi dan ingin menjadikan gadis itu sebagai pasanganya. Tapi walau begitu kyuhyun sangat berterima kasih pada ryeowook karenanya ia bisa menjadi pria yang dicintai gadis cuek itu.

“cih.. padahal kau dulu pernah menyakiti gadisku hyung..” ucap kyuhyun santai pada ryeowook yang langsung mendapatkan tatapan bingung dari donghae dan juga ryeowook.

“maksudmu?”

“aishh.. sudahlah lupakan, aku tidak akan mengikuti pendapat kalian, hyung..” ucap kyuhyun yang mengabaikan pertanyaan yang baru saja dilontarkan ryeowook dan segera pergi kekamarnya, benar benar tidak bisa membantu kedua hyungnya itu, menyebalkan sekali..

Ryeowook mendesah pelan berusaha mencerna ucapan kyuhyun barusan, ia benar benar tidak mengerti perkataan kyuhyun yang mengatakan bahwa ia menyakiti gadisnya dulu, itu artinya ia pernah menyakiti jae in? soal apa? Setahunya hubungannya dengan gadis itu baik baik saja..

Ryeowook hampir saja terlonjak kaget melihat tatapan donghae yang mengarah padanya, dan kemudian menghela nafasnya lega seraya mendengus kesal karena sudah mendapat tatapan aneh dari hyungnya..

“kau? Apa kau juga pernah berpacaran dengan gadisnya?” pertanyaan donghae sukses membuat kepala ryeowook menoleh dan terkejut tentu saja.

“mwo? Ya!! Bahkan aku juga tidak mengerti apa yang kyu katakan barusan..” ucap ryeowook sambil beranjak pergi meninggalkan hyungnya serta pikiran pikiran aneh tentang  ikan mokpo itu. donghae yang masih bingung dengan situasi ini hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu dan kembali pada aktivitasnya.


Kyuhyun merebahkan tubuhnya dan mengutak atik ponselnya ketika suara bip! Mengintrupsinya, sudut bibirnya terangkat keatas mengulas senyum indah saat membaca pesan singkat yang baru saja diterimanya, sebuah pesan singkat yang sayangnya memang ia tunggu tunggu sejak tadi, sebuah pesan singkat yang dikirim oleh seorang gadis cantik yang mencuri hatinya disebrang sana.

Kyuhyun-ah.. kau tentu tidak lupa bukan dengan hari ini? datanglah kerumahku sore nanti, ada hal yang ingin kusampaikan padamu, kuharap kau datang dan meluangkan sedikit waktumu untukku.. saranghae ❤

Kyuhyun lagi lagi menggulum senyumnya melihat tulisan yang baru saja dibacanya, sedikit rasa bersalah muncul dibenaknya saat melihat kata kata yang mengatakan bahwa gadis itu membutuhkan waktu bersamanya, tapi disisi lain ia juga gembira melihat sebuah kata sederhana yang terkadang selalu membuatnya tersipu malu.

Saranghae..

Kata itu lah yang selalu ingin kyuhyun dengar langsung dari bibir gadis itu, tapi menurutnya jae in sudah banyak berubah sikapnya tak lagi cuek dan cenderung pendiam, kini gadis itu selalu menampakkan sifat aslinya yang ramah, periang, walau terkadang selalu kekanak kanakan, dan tentu kyuhyun menyukainya. Ia senang dirinyalah yang mungkin akan menjadi satu satunya pria yang dicintai gadis cuek itu..

Kyuhyun menyimpan ponselnya tanpa menjawab pesan singkat yang dikirim oleh gadis itu, ia hanya ingin sedikit mengerjai gadisnya ini, demi apapun ia selalu ingat tanggal istimewa bagi hidupnya itu, tanggal lahir dari seorang Kim Jae In yang kini telah menjadi kekasihnya, bahkan kyuhyun sudah mengingatnya sekitar 1 minggu yang lalu, dan saat itu pula ia mulai tidak menghubungi gadis  cueknya itu.


“ya!! Neo pabo ya!!”

Ucap jae in merutuki dirinya sendiri, ia menyesal telah menyelipkan kata kata manis yang terkadang sangat dibencinya, bagaimana bisa ia mengetik kata ‘saranghae’ pada pria itu?

Apa ia sangat terlihat sekali bahwa ia merindukan pria evil yang menyebalkan itu? bagaimana bisa? Gadis itu terus saja merutuki dirinya sendiri yang menurutnya bodoh itu, ia bahkan terlalu gengsi mengatakan hal manis seperti itu kepada seorang pria yang menyebalkan dan sangat jahil itu? bagaiamana nanti jika pria itu menertawakannya? Aigoo bahkan jae in tidak bisa membayangkan jika hal itu terjadi.

Baru saja jae in selesai mengerjakan apa yang diperlukan untuk pesta kecilnya itu, seseorang menekan bel apartemennya, tanpa basa basi gadis itu segera membukakan pintu apartemennya, namun seketika itu juga matanya mengernyit heran menyadari tak seorang pun yang berada disana, hanya ada sebuah kotak berwarna ungu kesukaannya serta bunga lili kesukaannya.

Tubuhnya sedikit ia bungkukkan kebawah untuk mengambil bingkisan itu, dan tersenyum kemudian lalu membawa kotak itu kedalam apartemennya, sejenak ia berfikir bahwa pria itulah yang memberikannya seperti ini mengingat hanya pria itu yang mengetahui kalau dirinya menyukai warna ungu dan bunga lili.

Tapi saat ia membukanya mata cantiknya langsung membulat seketika, entah mengapa tiba tiba saja matanya memanas melihat sebuah benda digenggamannya ini, hatinya sakit entah kenapa, rasa cemburu itu tiba tiba saja hadir dalam dirinya melihat sebuah foto yang kini digenggamnya, coba bayangkan bagaimana perasaanmu jika orang yang kau cintai berciuman dengan seorang gadis yang tidak dikenalnya, dan jae in mengalami hal itu sekarang. Hatinya sungguh sakit melihat hal itu..

Namun sebisa mungkin ia menepis semua pikiran pikiran buruknya mengenai pria itu, yang ia ingat sekarang hanyalah perkataan pria itu yang mengatakan bahwa ia harus bertanya pada kyuhyun sebelum ia mempercayai hal lain, ia percaya bahwa kyuhyun tidak akan melakukannya, ia mempercayai kyuhyun. Hanya itu keyakinannya sekarang.

Tapi tetap saja pikiran jae in terganggu melihat foto menyebalkan itu, entah sejak kapan ia mulai merasakan cemburu yang berlebihan seperti ini, tapi satu hal yang ingin jae in tanyakan.. kapan pria itu melakukan hal menyebalkan seperti itu? ia tidak akan mempermasalahkan jika pria itu melakukannya sebelum mereka berpacaran, tapi bagaimana jika pria ini melakukannya saat mereka sudah memiliki hubungan? Atau jangan jangan pria itu berselingkuh mengingat sudah satu minggu ini ia tak menghubunginya..

Buru buru ia menggelengkan kepalanya menepis pikirannya barusan, ia yakin kyuhyun tidak akan bertindak seperti itu, kyuhyun mencintainya tidak akan mungkin untuk menyakitinya, ia harus percaya..

Ia menghela nafasnya berat sebelum akhirnya kembali melanjutkan kegiatannya, ia percaya pada pria itu walau sebenarnya hatinya ragu, karena ia yakin pria itu tidak akan menyakitinya, ia yakin!


Baru saja kyuhyun akan memejamkan matanya sebuah pesan masuk menghampiri ponselnya, sejenak ia kurungkan niatnya itu untuk tidur dan mengecek ponselnya, tak lama kemudian sudut bibirnya terangkat membentuk senyum indah dari wajah tampannya. Seperti dugaannya gadis ini akan mengirimi pesan singkat yang begitu banyak. Menggelikan membuat gadis ini cemburu seperti ini, kini kyuhyun sangat bisa memastikan bahwa gadis ini mencintainya, walau sebenarnya kyuhyun mengetahui bahwa gadis ini memang mencintainya, hanya saja ia ingin lebih meyakinkan..

Apa kau akan datang hari ini tuan cho?

.

Kau tidak lupa bukan hari ini

.

Apa kau berniat pergi dariku?

.

Apa kau pernah berciuman sebelumnya?

.

Aku percaya padamu.. kau tidak akan menyakitiku bukan?

.

Hey!! Tuan Cho!! Balas pesanku pabo!!

.

Ya!! Apa kau mencintaiku?.

.

APA KAU SELINGKUH TUAN CHO!! PALLI BALAS PESANKU PABO!!.

.

Kyuhyun terkekeh melihat pesan pesan yang dikirimkan gadis itu, baginya ia terlalu kekanak kanakan tapi sayangnya kyuhyun suka gadis yang seperti itu, menurutnya gadis yang seperti itu bisa selalu membuatnya tertawa dan bahagia serta mendapatkan kehangatan cinta saat kyuhyun bersama gadis itu, terlebih gadisnya yang selalu dinomor satukan dalam hidupnya, dan sampai kapanpun kyuhyun tidak akan berniat pergi dari gadis itu, karena ia mencintainya. Jangankan berniat pergi meninggalkan gadis manis itu selamanya berfikir untuk menyakitinya pun ia tak mampu, gadis itu seolah olah candu baginya yang selalu ia butuhkan setiap saat. Dan demi hari ini ia harus rela menahan sesak didadanya karena tidak bisa menghubungi dan mendengar suara lembut gadisnya.

Kyuhyun masih dengan senyuman di bibirnya perlahan mulai membalas pesan pesan yang terus masuk dalam ponselnya sedikit merasa sesak harus mengerjai gadisnya dengan cara seperti ini, ia bahkan tidak sanggup melihat gadis itu menangis mungkin karena terlalu sakit karenanya. Tapi kyuhyun hanya ingin melihatnya sendiri bagaimana gadis ini mencintainya.

Mianhae Jae in-ya.. hari ini aku tidak bisa berkunjung dirumahmu, ada seseorang yang harus kutemui..

Kyuhyun akhirnya menekan tombol send setelah berfikir lama untuk mengirimkannya, berharap tidak akan terjadi sesuatu yang akan menimpa jae in setelah ini..


Jae in masih terdiam ditempatnya menatap layar ponselnya yang menampilkan pesan singkat pria bodoh itu yang entah mengapa menyakiti hatinya, apa benar foto itu bahwa pria ini selingkuh darinya? Sejahat itukah kyuhyun yang berani beraninya mengingkari janjinya yang tidak akan menyakitinya?

Dihempaskan tubuh mungilnya di sofa miliknya entah sejak kapan cairan bening itu sudah keluar dari sudut matanya, ia menangis. Menangis karena pria itu bahkan tidak mengingat hari ulang tahunnya dan sekedar hanya mengucapkan selamat.

Sifatnya berubah 180 derajat karena pria itu. pria yang entah mengapa membuatnya takut pada sebuah takdir yang sebelumnya ia tidak pernah takut akan hal itu, pria yang entah mengapa bisa membuatnya kesepian karena tak melihatnya yang sebelumnya ia selalu sendiri dan tak pernah merasa kesepian, pria yang mampu membuatnya menangis padahal sebelumnya ia tidak menangis bahkan secengeng ini. pria yang mengubah sifatnya yang cuek kini menjadi lebih ramah, pria yang memaksanya untuk selalu menjaga kesehatan karena sebelumnya ia memang tak pandai dalam menjaga kesehatannya, pria yang membuatnya jatuh cinta terlalu dalam dan tak ingin kehilangannya.

Lalu bagaimana jika setelah ini pria itu pergi dan meninggalkannya? Apa ia masih sanggup untuk bernafas lega seperti sekarang?

Ingin rasanya jae in berlari menghampiri pria yang ia tidak tahu keberadaannya dimana. Begitu banyak pertanyaan pertanyaan yang ia ingin tanyakan untuk pria itu, tapi tubuhnya terasa berat, berat bahkan untuk sekedar hanya berdiri ia tak mampu..

Jae in masih terisak dalam diamnya air matanya sunggu tidak ingin segera berhenti dan digantikan dengan senyum indah seperti biasanya, dan kegiatan itu sejenak ia hentikan karena mendengar seseorang memasuki apartemennya, namun dengan santainya ia tidak peduli dengan siapa yang memasuki apartemennya itu dan kembali termenung hingga cairan bening itu kembali keluar.

Kyuhyun menghentikan langkahnya ketika melihat gadis yang ia cintai duduk merenung di ujung sofa milik gadisnya, sebegitu parahkah jika ia melakukan hal bodoh seperti itu pada gadisnya?

“jae in-ah..”

Seketika itu juga jae in menolehkan kepalanya menghadap sumber suara yang berat dan sangat dikenalnya mengintrupsinya, tapi sesaat kemudian ia mendengus kesal dan memalingkan wajahnya berniat untuk tidak melihat pria itu, mengalahkan hatinya yang jelas jelas ingin sekali memeluk pria itu dan bertanya sebanyak banyaknya.

Dirasakannya kyuhyun yang mulai mendekatinya dan duduk disampingnya menatapnya dengan tatapan sendu dan perlahan mengusap ujung kepalanya hingga pada akhirnya membawa gadis itu kedalam pelukannya. Dan saat itu tiba jae in menangis tanpa menolak perlakuan kyuhyun padanya.

“kau jahat!! Kenapa kau tega melakukan itu? apa kau sudah tidak mencintaiku? Apa kau selingkuh?” tanya jae in saat dalam pelukan kyuhyun seraya memukul mukul dada bidang kyuhyun dengan kedua tangannya.

“aku mencintaimu.. dan kau tega melakukan hal ini padaku.. neo jongmal nappeun namja..”

“nappeun.. nappeun.. nappeun,,” ucapnya sambil terisak, alih alih takut dan merasa bersalah dengan ucapan jae in barusan kyuhyun malah tersenyum senang mendengarnya, ia senang akhirnya ia mendengar hal itu langsung dari bibir gadis itu.

Kyuhyun melonggarkan pelukannya dan menatap gadis itu lekat tanpa ada suara yang keluar dari bibirnya, tangan kanannya mengangkat dagu gadisnya agar ikut menatapnya, dan perlahan pandangan mulai turun menatap bibir mungil yang selalu menjadi candu baginya.

Dan dengan gerakan cepat yang tanpa bisa diantisipasi oleh jae in, kyuhyun sudah menempelkan bibirnya pada bibir gadis itu dan melumatnya pelan, membuat jae in tentu saja tidak bisa berkutip apapun, walau pada akhirnya ia juga memejamkan matanya berusaha menikmati apa yang kyuhyun lakukan padanya. Sudah terlalu lama gadis ini ia tidak merasakan debaran jantung yang seperti ini jika kyuhyun menempelkan bibirnya dengan bibir tipis jae in.

“uljimma..” ucap kyuhyun kemudian setelah melepaskan ciumannya seraya tersenyum manis kearah gadisnya, jae in sedikit salah tingkah melihat senyum manis itu di tunjukkan kepadanya tapi entah mengapa setiap melihat senyum seorang pria dihadapannya ini selalu membuatnya sedikit kecewa, dengan wajah yang sedikit memerah akibat salah tingkah gadis itu sedikit memalingkan wajahnya menghindari tatapan sendu pria nya.

Kyuhyun terkekeh melihat gadis itu memalingkan wajahnya dan berusaha menghindari tatapannya, ditariknya kembali dagu milik gadisnya dengan tangan kanannya agar kembali menatapnya.

“kau kenapa?”

Ingin sekali rasanya jae in memukul pria ini karena tetap tidak peka akibat perlakuannya hari ini, tak sadarkah kyuhyun telah menyakitinya? Apa tangisannya barusan serta perkataannya barusan tidak dapat membuatnya peka? Apa se-evil itukah kyuhyun orang dicintainya?

“aku membencimu!!”

Kyuhyun kembali terkekeh mendengar jawaban gadisnya yang menurutnya lucu itu “ck.. kau membenciku tapi kau juga menikmati ciumanku..” ucap kyuhyun mencibir, wajah jae in kembali memerah mendengar ucapan kyuhyun barusan, ia hampir lupa kalau barusan ia juga menikmati ciuman itu.

Tapi secepat mungkin jae in menyembunyikan sikap bodohnya itu dengan menunjukkan foto yang menyebalkan itu pada kyuhyun “apa kau bisa menjelaskan ini tuan cho.. kau menyebalkan!” ucap jae in sambil menunjukkan beberapa kembar foto pada kyuhyun.

Kyuhyun tertawa melihatnya ternyata gadisnya ini menangis karena hal kecil seperti ini..

“aigoo.. kau menangis karena ini? ck.. kau kekanak kanakan.. apa kau terharu melihatnya?”

Jae in hampir tak bisa mengedipkan matanya mendengar jawaban kyuhyun, apa dia bilang? Jae in kekanak kanakan? Apa hal seperti ini masih dianggap sepele olehnya?

Gadis itu mendengus kesal serta beranjak dari tempatnya dan pergi meninggalkan kyuhyun yang masih terkekeh dengan ulahnya itu ke balkon apartemennya. Menetralkan dirinya yang masih kesal dengan sikap yang kyuhyun berikan untuknya.

Gadis cantik itu hampir saja terlonjak kaget saat dirasakannya kyuhyun yang sedang memeluknya dari belakang, mencium lehernya lembut serta menghirup dalam dalam aroma tubuh gadis ini yang sangat disukainya, membuat jae in sedikit merasakan sensasi menggelitik saat merasakannya.

“kau begitu bodoh nyonya kim..”

“MWO?”

“apa kau tidak menyadari bahwa ini foto mu?” ucap kyuhyun seraya memberikan foto itu pada kekasihnya, membuat jae in mengernyit bingung.

“maksudmu?”

“apa kau tidak menyadari kalau ini fotomu, saat pertama kali kau menciumku__

“ya!! Kau yang menciumku!!”

Kyuhyun terkekeh.. “arraseo.. aku yang memang menciummu.. disini ditempat ini kau bahkan melakukan first kiss mu bersamaku.. apa kau masih tidak ingat?”

Jae in menautkan kedua alisnya bingung, berusaha mengingat ingat kejadian yang kyuhyun maksud, dengan sesekali ia melihat kearah fotonya yang ternyata memang pakaian miliknya, ia merutuki dirinya sendiri yang mungkin terlalu pencemburu dengan kyuhyun, dan karena hal bodoh seperti ini ia rela bertingkah bodoh yang hanya terus terusn menangis seperti anak kecil. Memalukan!!

“lalu kau kenapa___

Jae in menghentikan kalimatnya ketika sebuah benda berada dihadapannya, sebuah kalung emas putih yang sangat indah berada didepannya dan pria itu yang memberikannya, ia melirik kyuhyun sejenak dan tau tau kalung itu sudah menempel pada leher indahnya.

“ini untuk?”

“saeng il Chukhahae jae in-ah..” ucap kyuhyun seraya membalikkan tubuh ramping gadis itu agar menghadapnya. Kyuhyun menatap lekat lekat manic mata gadis itu dan  menjadikan gadis itu objek  yang harus ditatapnya sekarang. Lagi lagi kyuhyun terkekeh melihat rona merah di wajah gadis itu karena salah tingkah.

“jangan menangis lagi, gomawo karena sudah mengatakan bahwa kau mencintaiku dan marah karena mengira aku mencium gadis lain.. aku juga mencintaimu, dan tidak akan membiarkanmu pergi.. jadi jangan pergi dari ku..” ucap kyuhyun serta menautkan keningnya dengan kening kening gadisnya.

Jae in mengangguk mantap menjawab perkataan kyuhyun, karena memang ia tidak berniat pergi dari pria ini, ia sudah terperangkap terlalu dalam pada pesona pria yang dihadapannya kini. Gadis itu memejamkan matanya saat dirasakannya bibir kyuhyun yang sudah menempel pada bibirnya. Melumatnya lembut membuat jae in merasa nyaman, tak ada paksaan dalam ciuman itu, mereka berdua benar benar menikmati ciuman yang begitu memabukkan ini, satu lagi.. mereka berdua melupakan pesta kecil yang sempat dibuat oleh jae in.

-CUT-

Annyeong readers.. jumpa lagi dengan ff abal nan geje milikku.. ff ini special di persembahkan untuk jae in yang berlang tahun tanggal 6 kemarin #telatngasihnyawoyy!! Dan sekali lagi author peringatkan banyak jebakan typo disini,, jadi mianhae bagi yang kejebak #ehh

Ya sudahlah.. author nggak tau harus bagaimana lagi mengomentarinya.. gomawo karena sudah berkunjung.. jangan lupa RCLnya readers..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s