[Fan Fiction] Between Us

23

Title : Between Us

Shin Yeonmi – Kim Ryeowook – Kim Jae In

Sad, Romance, Friendship

======Happy Reading======

“Aku ingin mencintaimu dengan jujur, tanpa harus menyembunyikan perasaanku-tanpa harus membunuh bayanganmu. Tapi sayangnya aku tidak bisa~”

“Kita hanya 2 orang yang sedang saling menginginkan, namun tak bisa bersatu karena keadaan. Menunggu adalah jalan, bersabar sampai waktu menyatukan.~”

“Ternyata ada yang lebih sulit dari pada mengikhlaskan dan kehilangan. Yaitu menerima kenyataan, bahwa kita bukan bahagia yang dia cari..”

.

.

~Story Begin~

Ternyata menyukai seseorang bukanlah perasaan yang mudah dikendalikan, Inner seorang gadis cantik yang tengah duduk disalah satu bangku penonton dilapangan basket. Kali ini ia benar benar baru menyadari kalau ternyata menyukai seseorang itu bukanlah perasaan yang mudah dikendalikan. Seberapa keraspun ia mencoba menghentikan perasaannya maka saat itu lah perasaannya semakin bertambah, ia benar benar tidak bisa menghentikan rasa suka nya.

Beberapa hari ini seseorang berani mengalihkan hidupnya membuat otaknya tak bisa berfikir dengan waras ketika melihatnya seseorang yang sudah memasuki hatinya dan sama sekali ia tak menolaknya, membuat jantungnya berdegup dengan hebat ketika melihatnya dan memikirkannya.

Kim Jae In –Gadis Itu-

Pernah suatu hari tak sengaja pria itu menubruknya karena terburu buru, dan itu tentu saja membuat kerja otaknya semakin tidak berfungsi.. jantungnya tiba tiba saja seperti akan berhenti berdegup.. terlebih saat pria pencuri hatinya itu membantunya berdiri dan tersenyum dengan manis dan hangat kepadanya, membuatnya ingin meloncat setinggi tingginya dan bertiak dengan keras, tapi sebisa mungkin ia menahannya, ia tidak mungkin bukan bertingkah bodoh didepan orang yang sangat ia sukai. Karena saking senangnya kala itu pantatnya yang seharusnya merasakan sakit akibat berciuman dengan lantai kini tak merasakan sakit apapun. Menggelikan bukan?

Dan saat itu juga pria tampan pencuri hatinya itu memperkenalkan dirinya, sesuatu yang juga merupakan bonus bagi Jae in orang yang menyukainya. Kim Ryeowook –Namanya- bahkan hingga saat ini ia tidak bisa melupakan bagaimana cara pria itu tersenyum, dan berbicara.. semuanya seperti dalam mimpi saat ia mengalaminya, membuat perutnya seperti terpenuhi oleh kupu kupu yang menggelitik. Ohh ayolah Kim Jae In itu sangat berlebihan…

Dan inilah alasannya untuk duduk di bangku penonton lapangan basket, pria itu yang memintanya sendiri untuk menonton latihannya, kau tahu betapa senangnya ia kala itu? bahkan jae in sendiri tak bisa berhenti tersenyum saat pria itu mengajaknya menonton seperti ini.

Tapi dengan terpaksa ia harus duduk di bangku paling ujung dan belakang.. bukannya ia tidak ingin duduk dibangku paling depan.. hanya saja banyak gadis gadis centil yang juga ikut menonton dan parahnya hampir sebagian besar mendukung ryeowook. Sayangnya Jae in tidak menyukainya.. ia tidak suka menonton seseorang yang ia sukai dipenuh keramaian.. lebih baik seperti ini walau melihatnya dari jauh tapi begitu tenang dan nyaman, merekamnya penuh penuh di memory otaknya semua hal yang dilakukan pria itu.. agar ia bisa mengingatnya setiap saat..

Kim Ryeowook bukanlah seseorang yang tinggi dan berwajah tampan seperti Choi Siwon salah satu temannya yang tak kalah tenarnya dengan ryeowook di kampusnya.. tubuhnya tak terlalu tinggi dan wajahnya pun juga tidak terlalu tampan, tapi pria itu memiliki pesona yang memang tidak dimiliki oleh pria manapun, dan jae in yakin 100 % kalau gadis gadis itu juga sepemikiran dengannya, pria itu baik dan ramah ia tak pernah segan segan membantu seseorang, senyuman manisnya yang selalu ia berikan pada siapapun membuat seiapapun yang melihatnya pasti tertarik dengannya.

Begitupun Jae in.. melihat senyumannya seperti ini sudah terlalu memikat hatinya, tanpa terasa ryeowook sudah dinobatkan oleh jae in menjadi pria no 1 yang berarti dalam hidupnya, walau mereka hanya berbicara beberapa kali tapi itu lah yang entah mengapa membuat jae in berfikiran seperti itu, tak pernah disangka kalau nyatanya kebutuhannya akan pria itu begitu besar.

Akhirnya latihan basket itu pun kini telah usai banyak gadis gadis yang berhamburan menghampiri ryeowook dan siwon yang termasuk dalam salah satu tim basket dikampusnya, ya.. kembali pada kegiatannya seperti dulu memandangnya dengan jarak jauh mengingat banyak sekali gadis yang berhamburan menghampiri ryeowook, saingannya begitu ketat untuk mendapatkan hati pria itu. Terlebih para gadis itu nyatanya lebih cantik darinya, apa boleh buat? Seorang fans tetaplah seorang fans bukan?

Jae in menghela nafasnya berat sebelum akhirnya mulai beranjak dari tempat duduknya dan berniat meninggalkan tempat itu, rasanya percuma saja jika tetap berdiam disini dan memandangi orang yang disukai sedang bersama gadis lain, ya ada hanyalah rasa sakit, mungkin.

“Jae in-ssi!!”

Jae in menghentikan langkahnya ketika indra pendengarannya menangkap suara yang sepertinya memanggilnya, perlahan ia balikkan tubuhnya menghadap kearah sumper suara yang berhasil mengintrupsinya, dan saat ia telah berbalik tiba tiba jantungnya berdegup dengan cepat saat melihat ternyata siapa yang memanggilnya. Pria itu!! Dia memanggilnya!!

Ohh tuhann apa yang harus ia lakukan jika seperti ini? Dilihatnya pria itu yang kemudian berjalan pelan menghampirinya dengan terengah engah, jae in sedikit terkekeh melihat wajah lelah pria itu yang dipenuhi dengan peluh, sedangkan kaos yang sedang digunakan pria itu juga terlihat basah akibat keringat yang mengalir ditubuhnya membuatnya terlihat lebih berbeda dari biasanya.

“wae?” akhirnya untuk yang pertama kali gadis itu membuka mulutnya bertanya pada ryeowook setelah keberanian yang cukup ia kumpulkan itu, kalau di teliti suara gadis itu bahkan terlihat sangat gugup terlebih melihat pria pencuri hatinya itu yang melempar senyumnya kearahnya, membuat nya semakin terasa menggelikan.

“bagaimana dengan penampilanku tadi? Apa terlihat aneh?” tanya ryeowook, lagi lagi jae in rasanya ingin melompat keatas seraya berteriak, tapi ia kurungkan niat itu dan menjawabnya dengan gelengan pelan menandakan bahwa tampilan ryeowook barusan benar benar membuatnya terpukau.

“kau hebat..” pujinya seraya menunjukkan kedua jempolnya untuk ryeowook, pria itu kembali mengeluarkan senyum indahnya seraya mengusap dengan kasar ujung kepala jae in itu “gomawo karena sudah menontonku tadi.. aku pergi dulu nde~ annyeong Jae in-ssi” ucapnya lalu pergi meninggalkan jae in sendirian dengan debaran jantung yang hebat dan wajah yang merah merona, beruntung mungkin pria itu tidak menyadari rona merah dipipinya jika saja pria itu mengetahuinya maka matilah ia!!

****

“hyung!!”

Ucap seorang pria sedikit berteriak pada seorang pria yang sedang berada dihadapannya dengan para gadis yang mengerubunginya, ia menyesal telah mengajak hyung nya ini ketempat seperti ini untuk berbicara, jika tahu akan seperti ini lebih baik ia mengajak pria mesum ini ke café yang lebih aman dari para gadis. Ya.. ia terpaksa harus mengakui kalau hyungnya ini memang tampan dan tak salah para gadis sexy akan mengerubunginya, tapi jika para gadis itu tahu kalau hyungnya ini memiliki sifat aneh saat dirumah apakah masih ingin mengerubunginya? Cih.. ia sendiri juga tidak yakin akan ada gadis yang bertahan..

Kim Ryeowook menghela nafasnya untuk yang kesekian kalinya melihat Lee Donghae temannya yang sudah ia anggap sebagai hyungnya sendiri itu yang tetap mengacuhkannya dan malah bermain dengan para gadis sexy, bukannya ryeowook tidak banyak yang menyukai ia hanya sedari tadi menolak rayuan rayuan para gadis itu karena tujuan utama nya ketempat ini bukan untuk mencari gadis tapi untuk berbicara pada hyungnya itu.

“hyung!! Bisakah kau berhenti dengan gadis gadis itu, aku ingin berbicara padamu!!” ucap ryeowook sedikit berteriak lagi dan kini hyungnya itu menoleh kearah ryeowook dan menyadari tujuan utamanya ketempat ini.

“ahh.. geurae.. mianhae ryeowook-ah..” ucap donghae, lalu pria itu kembali menatap gadis sexy itu dan sedikit berbisik dan tak lama kemudian para gadis itu menyingkir entah kemana yang pasti ryeowook tidak akan memperdulikannya.

“mian.. tadi aku kelepasan..” ucap ikan mokpo itu sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu seraya tersenyum aneh pada ryeowook, lagi lagi pria imut itu hanya mampu menghela nafasnya berat dan memberi tatapan aneh pada donghae.

“eomma.. akan kembali menjodohkanku pada seorang gadis..” ucap ryeowook diakhiri dengan desahan panjang di akhir kalimatnya, donghae yang mendengarnya lalu membulatkan matanya tidak percaya membuat ryeowook sedikit risih memang melihat respon hyungnya ini yang begitu terlihat aneh..

“lalu.. kau akan menerima perjodohan ini?”

“molla.. tapi aku sempat berfikiran untuk menolaknya..”

“kali ini siapa lagi?”

“maksudmu?”

“gadis yang dijodohkan denganmu..”

“Im Yoon Ah.. dia seorang model terkenal hyung..” donghae membulatkan matanya kaget mendengar jawaban ryeowook, jika ia menjadi ryeowook ia tak akan menolak atau bimbang seperti ini. baginya ryeowook memang pria beruntung karena sudah dijodohkan dengan Im Yoon ah.. tapi kenapa anak ini harus bimbang seperti ini?

“kau gila kalau menolaknya..” ryeowook menoleh saat donghae berkata seperti itu, dilihatnya wajah anehnya itu dan berdecak.. ya.. setidaknya ia menyadari maksud tatapan dan perkataan itu, sudah dapat dipastikan kalau pria itu tengah berfikir hal aneh..

“justru aku akan gila jika menerimanya..”

“apa karena gadis itu? gadismu 10 tahun yang lalu dan kini entah kemana?”

“nde~”

“tak bisakah kau lupakan tentang dia? Jangan berharap sesuatu yang tidak pasti ryeowook-ah..”

“tapi dia berjanji untuk kembali..”

“kapan? Sampai kapan kau menunggu sesuatu yang tidak pasti itu? bagaimana kalau ternyata dia sudah menikah dan memiliki anak?” ucap donghae sedikit emosi, ryeowook terdiam mendengarnya. Ikan ini ada benarnya juga ternyata, tapi sama sekali ia tak pernah meragukan gadis itu gadis 10 tahun nya itu yang tiba tiba menghilang entah kemana, karena gadis itu pernah berjanji padanya kalau ia akan kembali dan hidup bersamanya. Ryeowook masih memegang janji itu.

Sebuah janji yang entah mengapa masih terasa hangat ditelinganya seakan akan gadis itu baru mengucapkannya, ucapan lembut dari seorang gadis cantik yang menjadi cinta pertamanya dan siapa yang menyangka kalau ia masih mencintai gadis itu hingga sekarang? Dan tentu ia akan percaya bahwa gadis itu akan kembali dan bertemu dengannya..

“kau benar.. tapi__

“terimalah perjodohan itu ryeowook-ah..”

“aku tidak bisa..”

“wae?”

“ada seorang gadis yang mengalihkan perhatianku..”

“nuguya?”

“dia teman dikampusku.. tapi__

“kau masih bingung dengan keputusanmu? Kau masih ingin mempertahankan seorang gadis yang tidak pasti? Jika kau menolak perjodohan itu maka kencani gadis yang menarik perhatianmu itu serta lupakan gadis 10 tahunmu itu..”

“aku akan mencoba__

“jangan mencoba tapi lakukan.. aku hanya tidak ingin melihatmu seperti ini terus wookie..”

****

Terlihat seorang gadis yang tengah mengitari jalanan di sungai han dengan menyeret sebuah koper biru yang besar, ini kali pertamanya ia kembali menginjakkan kakinya ke seoul setelah 10 tahun menghilang, ia tidak bisa menahan diri untuk mengunjungi tempat ini karena merindukannya. Sebuah tempat dengan segala kenangannya bersama seorang pria yang dicintainya..

Tempat yang mengetahui semua kisahnya, keluh kesah nya, hingga janjinya pada seorang pria untuknya kembali. Apa kali ini ia sudah terlambat? Apa pria itu kini sudah menikah?

Gadis itu menghentikan langkahnya tepat dihadapan pohon besar yang menjadi tempatnya itu dulu, kembali mengingat sebuah kenangan yang yang sempat terlupakan olehnya, ditempat ini ia menghabiskan waktu bersama.. tangan lembut gadis itu terlihat sedang mengusap sebuah ukiran yang masih ada walau terlihat tidak jelas namun masih bisa dilihatnya oleh indra penglihatannya, bibirnya tertarik keatas melihat ukiran kusam itu.

“aku kembali__”

-TBC-

Annyeong readers.. author kembali dengan ff absurd ini.. kali ini author pengen buat yang sedih sedih hahah -___-

Bagaimana ceritanya readers? Makin anehkah? Atau tambah absurd?
ya sudahh.. selamat membaca, ingat!! Banyak jebakan typo disini..

Advertisements

12 thoughts on “[Fan Fiction] Between Us

  1. lala

    Annyeong aku readers baru disini… lala imnida.. aku line 99… mian aku baru baca chap 1 nya… mau ninggalin jejak dulu sebelum baca yang lain hehe… cerita nya bagus… izin baca yang lain ya.. gomawo..

    Like

  2. uchie vitria

    salam kenal aku reader baru disini
    aku jarang banget baca yang main cast reyowook sebenarnya hehehehe
    tapi sekarang aku bener” tertarik buat baca disini
    ijin baca” ya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s