[Fan Fiction] Between Us | Chapter 3

23

Title : Between Us

Main cast : Shin Yeonmi – Kim Ryeowook – Kim Jae In

Genre : Sad, Romance, Friendship

Between Us 1 | Between Us 2

======Happy Reading======

“Aku ingin mencintaimu dengan jujur, tanpa harus menyembunyikan perasaanku-tanpa harus membunuh bayanganmu. Tapi sayangnya aku tidak bisa~”

“Kita hanya 2 orang yang sedang saling menginginkan, namun tak bisa bersatu karena keadaan. Menunggu adalah jalan, bersabar sampai waktu menyatukan.~”

“Ternyata ada yang lebih sulit dari pada mengikhlaskan dan kehilangan. Yaitu menerima kenyataan, bahwa kita bukan bahagia yang dia cari..”

.

.

~Story Begin~

Yeonmi berjalan santai dipinggiran sungai han, ia mengedarkan pandangannya kesekeliling daerah tersebut berusaha mengingat ingat kembali sebuah kenangan yang masih diingatnya dengan jelas dan tidak pernah berniat untuk melupakannya.

Dan benar saja semua kenangan kenangan manis itu seakan akan berputar putar mengelilinginya, kenangan saat ia menghabiskan waktu bersama dibawah pohon maple yang besar itu bersama sahabat tercintanya, menangis bersama dan bahagia pun bersama.. sampai akhirnya sahabat kecilnya yang merupakan seorang pria itu menaruh hati padanya, dan entah mengapa yeonmi merasa bahagia kala itu, ia sendiri juga tidak menyadari bahwa ia juga rupanya memiliki perasaan yang sama. Tapi sayangnya mereka tak pernah benar benar berhubungan karena yeonmi terpaksa harus meninggalkan pria itu karena appa nya yang dipindah tugaskan keluar negeri walau selama 2 tahun sebelumnya ia masih berada dikorea.

Dan satu lagi kesalahan yang yeonmi perbuat. Ia telah membuat janji bahwa ia akan kembali.. ia akan hidup bahagia bersama pria itu dan mencintainya seperti sedia kala.. walau sebenarnya yeonmi tidak terlalu yakin, karena ada sebuah ketakutan yang selalu menghantuinya selama ini.. bahwa mungkin pria itu sudah memiliki kekasih yang akan mendampingi hidupnya. Dan sudah bahagia..

Itulah mengapa yeonmi mulai ragu untuk mencari kembali pria itu.. ia tidak cukup egois untuk menyakiti hati orang lain, karena memang sejak awal ia yang salah.. salah karena ia meninggalkan pria itu sebelumnya..

Tapi.. bagaimana kalau ternyata pria itu masih menunggunya.. dan hidup dengan kesendirian. Walaupun yeonmi tak terlalu mementikan pikiran ini tapi mengingat pria itu adalah pria dengan type yang selalu memegang janjinya dan juga selalu mengingat janji orang lain padanya.

Ia harus bagaimana sekarang?

Hatinya terlalu sakit jika ia terus seperti ini, diam tak melakukan apapun sampai sebuah takdir yang entah kapan datangnya itu memberitahunya.. membiarkan semua yang seharusnya berjalan lancar menjadi tidak pasti seperti ini? yeonmi sudah lelah dengan semuanya.. semua usahanya untuk menahan diri agar tidak bertemu dengan pria itu secepatnya.

Saat asik asiknya berjalan serta menikmati pemandangan sekitar, mata karamelnya menangkap sebuah objek yang begitu mengejutkannya, objek yang merupakan seorang pria yang sedang dipikirkannya bahkan sangat dirindukannya selama ini, namun yang membuatnya sangat terkejut bukanlah hal itu, melainkan dengan siapa pria itu sekarang.

Ia berusaha meyakinkan dirinya kalau yang dilihatnya itu bukanlah pria manisnya itu, tapi seberapa keraspun ia mencoba hasilnya tetap sama, itu adalah pria yang kini telah dicarinya serta dirindukannya itu.

Ingin rasanya yeonmi melangkahkan kakinya pergi entah kemana dan mungkin akan menangis sejadi jadinya, karena ketakutannya selama ini memang benar.. benar karena pria itu sudah memiliki seseorang yang special mungkin didalam hidupnya sekarang.. tapi siapa menyangka kalau ternyata gadis yang special itu ternyata sahabatnya, Kim Jae In.

Yeonmi mungkin bisa saja membiarkannya jika hal itu adalah orang lain, tapi sekarang? Ia harus bagaimana jika orang itu adalah jae in sahabatnya, gadis itu juga yang memberinya saran bahwa ia harus bersikap egois untuk kembali mendapatkan pria itu lagi.. tapi apa ia akan baik baik saja jika ia harus bersikap egois kepada sahabatnya sendiri? Gadis yang pertama kali merasakan jatuh cinta pada seorang pria?..

Cairan bening itu sukses mengalir dipelipisnya, tubuhnya semakin melemah ketika melihat pria yang dicintainya selama ini dan begitu sangat dirindukannya itu tengah tersenyum manis pada jae in, sebuah senyuman yang dulunya hanya diberikan untuknya saja.. kini sudah ada gadis lain yang marasakannya..

Sebuah keslahan yang membuatnya kembali pada sebuah penyesalan..

Ia semakin menyesal saat ia harus pergi dari pria manis itu dulu, jika ia tak seperti ini kala itu mungkin pria itu masih bersamanya, dan mencintainya seperti dulu.. oke,, ia sekarang mulai ingin bersikap egois, tapi.. apa ia mampu melakukannya? Menyakiti sahabatnya yang polos itu..

Satu langkah..

Dua langkah..

Gadis itu mulai memundurkan langkahnya ketika manic matanya itu menangkap kembali pria ‘nya’ –Kim Ryeowook- yang tengah mencium lembut bibir jae in, bahkan ia sendiri belum pernah melakukan hal manis itu bersama pria itu.. dan itu artinya ryeowook sudah melakukan first kissnya,, namun bukan bersamanya, melainkan sahabatnya –Kim Jae In-..

Akhirnya ia sukses melangkahkan kakinya entah kemana, berlari sejauh mungkin seraya menangis tersedu sedu. Ia tak memperdulikan sama sekali tatapan aneh dari orang lain.. yang ia inginkan sekarang hanyalah menangis,, dan pergi dari tempat ini sejauh mungkin.. posisinya semakin sulit sekarang..

Eotteohke??


Ia menghentikan langkahnya saat dirasa tubuhnya yang sudah sangat lelah karena terus berlari sambil menangis, mendudukkan tubuhnya dengan lemah di hamparan rumput yang sangat luas itu dan kembali menangis, ternyata ini lebih menyakitkan dari pada saat memikirkannya.. bahkan ia selalu berfikir untuk tidak menangis dengan apa yang terjadi, tapi ternyata ini semua lebih sulit.. air matanya itu lolos seketika walaupun ia tidak menginginkannya..

Apa sebegitu berpengaruhnya pria itu hingga membuatnya seperti orang bodoh seperti ini? apa pria itu ternyata sudah benar benar mengubah hidupnya? Mengalihkan dunianya? Dan seperti ini?

Apa yang dilakukannya nanti setelah ini? apa ia masih bisa bersikap baik baik saja dihapan sahabatnya itu? dan tetap berniat untuk kembali menemui pria itu dan menepati janjinya? Lalu menyakitu hati orang lain yang tak mengerti apapun..

 -Between Us-

Dan kau tau?Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari dan hari berganti minggu hingga seterusnya, sejak pertemuan yang mengejutkan, mendebarkan, serta menyenangkan disaat hujan itu membuat hidup Jae in berubah total. Pria yang ia sukai sekarang berubah.. yang semula cuek dan acuh padanya serta tak pernah melihatnya sedikitpun kini berubah.. karena pria itu ternyata memiliki persaaan yang sama dengannya.

Pria itu bahkan mencuri first kiss nya, saat telah beberapa kali mereka jalan berdua, membuat jantung jae in berdegup tidak normal, dan tentu sangat memalukan, karena ia tidak tau apa apa.. yang lebih membuatnya bahagia adalah.. pria itu melakukan first kiss nya dengannya.. oh tuhann.. rasanya ia ingin sekali terbang keangkasa saat mengetahui hal itu..

Dan begitupun hari ini, pria itu kembali mengajaknya berjalan jalan mengitari sungai han seperti beberapa waktu lalu, entahlah.. tapi rupanya ryeowook sangat menyukai tempat ini. ia bilang tempat ini adalah tempat yang penuh kenangan dengan sahabat masa kecilnya dulu.. dan mau tidak mau jae in juga harus menghargai kenangannya juga.. toh sungai han bukan lah tempat yang buruk untuk ‘berkencan’.

Ia melirik tangan kanannya yang tengah digenggam erat oleh pria itu kemudian beralih menatap wajah tampat serta manis itu dengan lembut, ia tak menyangka kalau akhirnya pria ini menjadi miliknya. Dan juga mencintainya, apapun yang terjadi jae in ingin selalu berada disamping pria ini, digenggam erat olehnya dan selalu merasakan cintanya.. ia mungkin bisa saja membenci siapapun yang berani mengambil pria ini dari hidupnya, karena mungkin ia tidak mampu hidup dengan normal tanpa pria ini disampingnya..

Pernyataan cinta pria itu padanya dua hari lalu membuatnya terkejut bukan main, pria itu ternyata memiliki sisi romantic yang membuatnya menangis karena terharu.. terharu karena terlalu bahagia..

“jae in-ah..”

Jae in menghentikan lamunannya ketika suara merdu itu mengintrupsinya, ia tersenyum manis dan bersiap mendengarkan semua ucapan yang akan diberikan oleh pria itu padanya..

“appa ingin bertemu denganmu..”

DEG~

Oh tuhan.. jantungnya sekarang terasa seperti akan melompat dari tempatnya, apa ia tidak salah dengar? Appa ryeowook.. ingin bertemu dengannya.. tapi ada apa? Apa akan terjadi sesuatu hal yang buruk? Atau ternyata appa ryeowook tidak mengijinkan hubungannya?

“k.. kenapa secepat itu?” pertanyaan itu lolos tanpa seleksi dari bibirnya dan membuat ryeowook terkekeh pelan, tubuh pria itu dibaliknya hingga menatap ‘gadisnya’ seraya menyentuh kedua bahunya dan tersenyum meyakinkan..

“jangan gugup seperti itu.. appa tidak akan memisahkan kita berdua, ia hanya ingin tau.. siapa ternyata yang akan menjadi pendamping hidup putranya untuk menjadi penerus perusahaannya.. hanya itu..” ujar ryeowook lembut seraya tersenyum menggoda, membuat pipi jae in tampak merona merah akibat menahan malu.. pria ini selalu saja membuatnya seperti itu.. ia sedikit menundukkan wajahnya agar tidak terlihat oleh ryeowook betapa malunya ia sekarang.. tapi terlambat!! Ryeowook sudah mengetahuinya dan kini pria itu tengah terkekeh pelan melihat gadisnya ini..

Lagi lagi gadis ini mengingatkannya pada sahabat masa kecilnya, sedang apa ia sekarang? Apa ia sudah bahagia? Kenapa ia tak kembali.. bahkan disaat seperti ini, saat dimana ia harus menentukan siapa yang akan menjadi pendamping hidupnya.. ia juga tidak yakin apakah jae in orang yang tepat hanya karena ia memiliki beberapa kesamaan dengan gadis itu?

“kau manis saat sedang merona..” ucap ryeowook lagi yang tentu saja membuat rona merah diwajahnya semakin terlihat..

“jangan menggodaku..” ucap jae in akhirnya.. dan kembali membuat ryeowook terkekeh lalu mengusap ujung kepalanya lembut dan kembali menggandeng tangannya..

“geurom.. kajja.. kau mau ice cream jae in-ya?” tawar ryeowook yang langsung dijawab dengan anggukan manis dari jae in.


Ryeowook tengah berdiri tepat di halte bus menunggu sebuah bus yang akan mengantarnya pulang, ia sengaja tidak membawa mobilnya karena jae in yang memintanya.. gadis itu bilang ingin berjalan jalan dengan ryeowook tanpa ada mobil yang membantunya..

Dan pada akhirnya ia harus seperti ini sekarang, pulang harus dengan menunggu sebuah bus.. menyebalkan memang tapi entahlah.. ryeowook sendiri begitu menerimanya, ia harus belajar mencintai gadis ini seperti ia yang juga mencintai seorang gadis yang telah menjadi sahabatnya itu.

Namun saat pandangannya ia edarkan manic matanya menangkap seorang gadis yang sedang di pikirkannya, ia mengerjap perlahan berusaha memastikan apa yang sedang dilihatnya. Dan benar ia melihat kembali gadis itu.. ia berada tepat sebrang jalan dihadapannya.. tapi sebisa mungkin ia menahan emosinya agar tidak langsung berlari dan memeluk tubuh mungil itu. ia masih menunggu sampai mata gadis itu menatapnya..

1

2

3

Gadis itu kembali mengedarkan pandangannya dan.. MATA MEREKA BERTEMU!! Namun tak ada ekspresi yang mengejutkan dari wajah gadis itu karena ia mungkin menganggapnya sebagai orang lain yang aneh  karena terus memperhatikannya. Karena sesaat setelah nya gadis itu melangkahkan kakinya pergi.. membuat ryeowook panic tentu saja..

Ia ingin menyebrang dan segera berlari menemui gadis itu, tapi apa daya.. jalanan terlalu ramai dan ia tidak mungkin menyebrang begitu saja..

Tapi bukan ryeowook namanya kalau Ia tak berlaku nekat, karena akhirnya pria itu tetap menyebrang jalan membuat mobil mobil yang tengah melintas sering mengerem mendadak akibat ulanya, mata ryeowook tak lepas dari pandangan gadis itu yang terus berjalan semakin jauh.. dan seketika ia bernafas lega melihat gadis itu memasuki sebuah toko..

Secepat mungkin ryeowook berlari menghampiri toko yang baru saja di masuki oleh gadisnya itu, dan langsung mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok itu.. tapi nihil ia tidak ada..jadi ryeowook memutuskan untuk bertanya pada ahjumma yang sedang berjaga..

“jeosonghamnida ahjumma… apa kau melihat seorang gadis yang baru masuk ketempat ini?” tanya ryeowook dengan nafas yang tersenggal senggal akibat berlari..

Ahjumma itu menggeleng pelan menjawab pertanyaan ryeowook dan membuat ryeowook kecewa.. sangat kecewa.. ia yakin gadis itu memasuki toko ini.. dan tidak mungkin ia hanya berhalusinasi bukan?

“jeongmalyo?” tanya ryeowook lagi berusaha meyakinkan..

“jeongmal.. sejak tadi ahjumma tidak melihat seorang gadis yang memasuki toko ini..”

“geurae.. gomawo ahjumma.. mianhae karena sudah merepotkanmu..” ucap ryeowook lemah, dan kemudian berjalan meninggalkan toko itu..

Jika ini hanya halusinasi.. kenapa terasa begitu nyata? Kenapa ia melihat seolah olah gadis yang dirindukannya itu berada dihadapannya? Atau mungkin ia salah orang? Tapi.. ia yakin betul dengan wajah gadis itu.. ia tak memiliki wajah yang berubah, walaupun sudah 10 tahun tak bertemu, tapi ryeowook bisa merasakan bahwa itu adalah gadisnya..

‘kenapa kau kembali disaat semuanya sudah berubah?’

-TBC-

Annyeong chingudeulll… author bawa lagi kelanjutan between us nya.. hufft lelah juga ternyata, mianhae kalau makin kesini ceritanya makin keliatan abal abal banget #emangudahabalkali -__-

Yahh begitulah.. selamat membaca dan mohon tinggalkan komentarnya chingu.. komentar kalian sangat dibutuhkan disini.. annyeong 🙂

Advertisements

9 thoughts on “[Fan Fiction] Between Us | Chapter 3

  1. Min Hyora

    kasian mereka bertiga.. masalah nya terlihat pelik dan rumit.. emm cinta segitiga emg gitu. penasaran ama perasaan beb wookie yg sebenar nya, trus gimana entar reaksi nya jae in pas tau ryeowook itu pria masalalu nya yeon mi..

    lanjut thor..

    saya reader baru Min Hyora imnida 🙂 97 line.. keep writing..:)

    Liked by 1 person

  2. kim jang mi

    jadi penasaran eonni sama kelanjutannya.. kasian jae in kalo tahu bahwa yeonmi tuh adalah gadis masa lalu ryeowook.. aku tunggu kelanjutannya ya eonni.. jangan update terlalu lama.. 🙂

    Liked by 1 person

    • bungaharnum

      gomawo jangmi-ssi.. sudah berkunjung dan beromentar.. siap dilanjut.. tapi mian nde~ kalau agal lama updatenya.. soalnya author lagi buntu ide kekeke~ 😀 sekali lagi gomawo..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s