[Ryeonmi Couple] When You Smile

smile 3

Author : Jung Hye Rim

Pairing : Ryeonmi Couple

Rate : T

Genre : Fluff, Romance, Sad

Main Cast : Kim Ryeowook | Shin Yeonmi

======Happy Reading======

Ryeowook menghentikan langkahnya tepat didepan sebuah pintu apartemen milik kekasihnya, ia menghela nafasnya berat sebelum tangannya ia ulurkan menekan bel yang terletak tepat disamping knop pintu tersebut.

Ia melipat kedua tangannya didepan dada-menunggu pintu itu dibukakan oleh sang empunya apartemen, namun beberapa detik menunggu pintu itu tak kunjung terbuka. Ia kemudian kembali mengulurkan tangannya menekan bel untuk yang kedua kali dan kembali melakukan hal yang serupa –melipat kedua tangannya didepan dada- namun seperti kejadian barusan.. Pintu itu tetap tak terbuka.

Ryeowook kembali menghela nafasnya mengisi udara kedalam paru – parunya dan kemudian ia kembali mengulurkan tangannya namun kali ini bukan untuk menekan bell melainkan untuk memasukkan password apartemen yang sudah dihafalnya diluar kepala. Tak perlu menunggu lama untuk membuka pintu apartemen mewah itu karena sekarang Ryeowook sudah berada didalamnya. Kesan pertama yang ia dapat saat ia berhasil memasuki apartemen Yeonmi adalah ‘kesepian’. Tempat ini tidak seperti biasanya.. begitu rapi, bersih dan sepi..

“Yeonnie..” Panggilnya..

Berharap orang yang baru saja ia panggil itu segera menampakkan batang hidungnya Ryeowook masih berdiam diri didepan pintu tanpa berniat masuk kedalam. Namun harapan sepertinya hanya harapan karena hingga saat ini orang yang baru saja dipanggil tak kunjung menampakkan batang hidungnya.

Ryeowook tanpa pikir panjang segera melangkahkan kakinya menggeledah apartemen itu mencari keberadaan Yeonmi. Tak biasanya gadis itu bertingkah seperti ini.. biasanya jam segini gadis itu tengah berkutat dengan laptopnya mengerjakan tugas kampusnya seraya menonton tv dan ditemani dengan berbagai macam jajanan ringan disana..

Langkah kakinya kemudian terhenti tepat didepan sebuah pintu sebuah kamar yang Ryeowook yakin betul bahwa itu adalah kamar Yeonmi, indra pendengarannya menangkap sebuah suara isak tangis yang tertahan disana. Dengan cepat Ryeowook segera membuka pintu kamar itu dan tubuhnya sedikit melemas melihat gadisnya tengah duduk lemah sembari memeluk kedua kakinya dan menenggelamkan kepalanya disana. Pria itu lantas menghela nafasnya dan kemudian melangkahkan kakinya untuk segera mendekat kearah gadis mungilnya.

Direngkuhnya tubuh mungil gadisnya tanpa meminta izin terlebih dahulu mengabaikan keterkejutan Yeonmi ketika dengan tiba – tiba Ryeowook membawanya kedalam pelukan hangatnya. Yeonmi sempat terdiam beberapa saat hingga kemudian tangannya terangkat membalas pelukan hangat Ryeowook dan kembali mengeluarkan air matanya—menangis.

“Menangislah.. Jika itu memang membuatmu merasa lebih baik. Tapi setelah ini berjanjilah untuk menceritakan penyebab yang membuatmu menangis sekarang..” ucap Ryeowook. Tak ada respon apapun yang Yeonmi keluarkan untuk menjawab atau membalas perkataan Ryeowook barusan. Gadis itu hanya menangis dan bahkan untuk saat ini tangisannya semakin terdengar keras. Membuat Ryeowook merasa kalau gadis ini dalam keadaan yang sangat buruk.

Ryeowook mengusap punggung gadisnya lembut memberikan sedikit ketenangan pada gadisnya, berharap tangisannya segera terhenti karena sejujurnya ia tidak kuat melihat gadis yang dicintainya menangis hingga seperti ini. Sentuhan sederhana namun sepertinya berdampak besar bagi seorang Shin Yeonmi—hari ini ia benar – benar membutuhkan seseorang untuk menenangkan hatinya sekarang, ia tidak sanggup menahan rasa sakit itu sendirian dan beruntung Ryeowook datang hari ini setelah 1 minggu ia tidak bertemu dengan pria itu karena sibuk dengan perkerjaannya.

Tangan Ryeowook masih bergerak mengusap punggung gadis itu dengan lembut, “Aku membiakanmu menangis dan juga mungkin tengah membasahi kemeja ku, tapi aku benar – benar tidak sanggup melihatmu seperti ini.. cepatlah berhenti menangis Yeonnie sayang.. hatiku sakit melihatmu seperti ini” Ucapnya pelan.

Entah sudah beberapa menit berlalu sejak Ryeowook mengatakan hal itu, bahkan mungkin sekarang bajunya sudah mulai basah akibat tangisan gadis nya, tapi Ryeowook membiarkannya. Tangan pria itu juga masih setia mengusap punggung nya dengan lembut.

“Apa ada yang ingin kau ceritakan heum?” tanya Ryeowook lembut, Ryeowook cukup mengerti dengan gadisnya. Karena tak jarang ia mendapati Yeonmi tengah terisak seperti ini, Hey! Kejadian ini bukan sebuah kejadian yang baru dialami Ryeowook. Pria ini bahkan sudah terlalu sering mengalaminya, dan setiap kali mengalaminya maka setiap kali pula ia merasa seperti orang bodoh yang tidak pernah tahu alasan pasti penyebab gadis ini menangis.

“Apa kau tidak lelah menangis terus eh? Kau sudah menangis lebih dari setengah jam sejak aku datang.. Aku tidak tahu berapa lama kau menangis sebelum aku datang..” Ryeowook kembali berucap. Hari ini ia cukup lelah dan tujuannya ketempat ini adalah ingin melihat gadis itu tersenyum untuk menghilangkan rasa penat yang dideritanya.. tapi yang didapatnya bukanlah sebuah senyuman indah melainkan tangisan yang menyedihkan.

“Aku takut..” Suara itu lebih bisa dikatakan seperti bisikan. Yah, gadis itu berbisik. Ryeowook menahan nafasnya berusaha sabar menunggu gadis ini bercerita. Setelah hampir setengah jam ia menunggu akhirnya ia mendengar gadis ini berbicara, walaupun sangat singkat dan belum jelas tapi ini sudah menjadi sebuah kemajuan. Setidaknya isakan itu mulai berkurang dan itu sedikit membuatnya lega.

“Ceritakan.. Apa yang kau takutkan aku bisa menjadi pendengar setia mu hari ini..” Ucap Ryeowook—Lagi.

Shin Yeonmi—Tak banyak orang tahu tentang kehidupan gadis ini sebenarnya. Yang mereka tahu ia adalah gadis periang, gadis manja yang memiliki hati seperti malaikan, yang mereka tahu ia adalah seorang gadis ceroboh pemilik hati mulia yang mudah memaafkan seseorang, Yang mereka tahu ia adalah gadis ceria yang selalu membuat orang disekitarnya ikut ceria, yang mereka tahu ia adalah gadis Have Fun yang hidupnya selalu bahagia seolah tidak memiliki masalah. Tapi siapa yang menyangka kalau ternyata gadis ini selalu membuat kekasihnya sendiri kebingungan untuk mencari cara bagaimana mengatasi gadis ini yang selalu menangis dengan tiba – tiba? Ryeowook terlalu mengerti Yeonmi. Gadis ini justru berbanding terbalik dengan apa yang semua orang katakan tentangnya. Baginya Shin Yeonmi—Adalah seorang gadis cengeng yang lemah, gadis ini selalu menyimpan semua masalahnya sendiri. Bahkan Ryeowook, Pria yang paling dekat dengannya saja tidak pernah mengetahui alasan pasti mengapa gadis ini menangis.. sudah hampir 4 tahun berpacaran namun gadis ini masih belum bisa selalu berterus terang menceritakan masalahnya pada Ryeowook.

Lama tidak mendengar suara dari mulut gadis ini, Ryeowook memejamkan matanya geram. Lebih baik ia memilih diam dari pada ia kesal sendiri, lagi pula gadis ini –mungkin- akan bercerita jika ia ingin, walau itu mungkin tidak akan terjadi, berharap tidak ada salahnya kan?

Ryeowook membuka matanya saat indra pendengarannya tak lagi mendengar suara isak tangis yang keluar dari bibir gadis nya. Perlahan Ryeowook kemudian mulai menjauhkan tubuhnya dari tubuh gadis itu. Mengusap air mata yang masih tertinggal di pipi mulusnya.

“Apa sudah baikkan?” tanya Ryeowook, gadis itu mengangguk “Mianhae.. Sudah mengotori pakaianmu..” Ucap gadis itu. Ryeowook tersenyum, ia tidak masalah bajunya kotor karena menerima air mata yang dikeluarkan gadis itu, yang jadi masalahnya sekarang adalah penyebab yang tidak ia ketahui mengenai gadis nya yang baru saja menangis sesegukan seperti itu..

“Kau ingin bercerita?” tanya Ryeowook lagi, Gadis itu tidak menjawab melainkan hanya menundukkan kepalanya. “Ahh.. Lain kali juga tidak apa – apa..” Ucap Ryeowook cepat, takut – takut gadis manisnya kembali mengeluarkan air matanya dan kembali terisak.

Ryeowook mengangkat dagu gadis nya menyuruhnya untuk membalas tatapannya, Ryeowook tersenyum saat pandangan mereka bertemu “Sekarang tersenyumlah.. Aku merindukan senyuman manismu..” Ucap Ryeowook sedikit menggoda Yeonmi. Gadis itu tersipu mendengar ucapan Ryeowook barusan dan kemudian dengan reflex sudut bibir Yeonmi mulai terangkat keatas membentuk sebuah lengkungan indah.

Ryeowook ikut tersenyum melihat gadis ini tersenyum, beban yang baru saja ia rasakan perlahan menghilang melihat senyum manis yang ditunjukkan gadis itu, walau masih terlihat jelas sekali hidung yang memerah, mata sembab yang disebabkan oleh acara tangisan tadi.. tangan Ryeowook terangkat untuk merapikan anak rambut yang menghalangi wajah cantiknya dan menyelipkannya dibalik telinganya, gerakan itu terhenti ditengkuk gadis itu. Ryeowook sedikit memajukan tubuhnya untuk mengecup singkat bibir kissable itu.

“Hhh~ Aku sudah merasa lebih baik sekarang,”Ucap Ryeowook “Jangan menangis lagi.. Untuk kali ini aku membiarkanmu menangis cukup lama, tapi lain kali aku tidak akan membiarkannya. Kau membuatku tampak seperti orang bodoh yang tidak pernah tahu cara menghentikan kekasihnya dari tangisan. Jika kau memiliki masalah kau bisa bercerita padaku tanpa harus menangis seperti ini, aku siap mendengar semua keluh kesahmu.. bagi rasa sakit itu dengan ku, bagi rasa takut itu denganku.. kau tidak mampu mengatasinya sendiri sayang.. Aku ini manusia bukan sebuah bantal yang selalu menerima air matamu.. jadi.. mulai sekarang berbagilah dengan ku hem..” sambungnya, Yeonmi tersenyum lalu bergerak mendekati pria itu dan memeluknya erat..

“Aku lebih menyukaimu tersenyum ceria dari pada harus menangis. Senyumanmu sudah seperti obat bagiku, jadi tersenyumlah.. karena senyumanmu membuat rasa sakitku menghilang.. aku tidak suka melihatmu menangis.. sekali lagi aku tekankan aku tidak suka melihatmu menangis.. tapi jika ternyata menangis lebih membuatmu merasa baik, aku coba terima. Tapi aku tetap tidak menyukainya..”

“Arraseo..” Ucap gadis itu, Ryeowook tersenyum dan kembali mengeratkan pelukannya..
“Terimakasih.. Karena sudah hadir dalam hidupku dan memberikanku banyak kekuatan..” Ucap gadis itu lirih.

“Anytime__

-CUT-

Annyeong 🙂 author bawa lagi ff geje nan absurd ini.. kkkk
hanya untuk mengisi waktu luang saja, kali ini author buat ff edisi galau kkk~ -[Bukannya author mah selalu buat yang galau galau? Tsk!]- #Plak == abisnya hari ini author bener – bener lagi galau T.T jadi mohon dimaafkan nde~
keknya judul ama isinya nggak nyambung ya? #Plakk –Abaikan- saja permirsahh..

Yesungmindonghaelah -___- yang mau baca silahkan yang tidak juga tidak apa – apa.. yang mau berkomentar silahkan, yang tidak juga tidak apa – apa.. tapi author mohon sedikit luangkan waktu kalian untuk berkomentar #eh/? –Abaikan-  -ya.. minimal tinggalkan jejak kalian..

Gomawo sudah berkunjung dan memberikan komentarnya/?

Advertisements

4 thoughts on “[Ryeonmi Couple] When You Smile

  1. lala

    Aku bingung harus komentarnya gimana..
    Kayaknya author sehati sama readersnya yang satu ini hehe.. aku juga lagi galau thor.. #curcor jadi kita sama sama galau yeayy /? Yesungmindonghaelah kkkk~ aku tunggu cerita lainnya… fighting..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s