[Drabble] Remember

Author : Jung Hye Rim || Pairing : Ryeonmi Couple || Main Cast : Shin Yeonmi – Kim Ryeowook || Genre : Fluff, Drabble, Sad, Romance (?), Failed, Abal, Gaje || Rating : T || Disclaimer : Plot and Story is Mine, Ryeowook hanya milik Orang tuanya, Super Junior, dan ELF.
Don’t Like so Don’t Read!

======Happy Reading======

Kau adalah orang pertama yang membuatku merasa gugup. Hanya kau seorang..”

Sreeekkk!

Yeonmi menggeser pintu kaca yang berada diapartemennya kala mata cantiknya menangkap sebuah semburat kemerahan dihamparan langit yang bisa ia lihat dengan indah dari tempatnya berada. Bibir gadis itu perlahan membentuk sebuah lengkungan indah memuji keindahan alam yang terpampang jelas dimatanya. Sungguh ciptaan tuhan yang begitu sempurna.

Hujan baru saja reda, menghasilkan seberkas cahaya membentuk sebuah pelangi, indah. Yeonmi menyandarkan tubuhnya menggunakan pagar pembatas apartemennya untuk menjadi tumpuan untuk lengannya agar dapat menyaksikan keindahan alam itu dengan jelas. Sedetik kemudian angin sore menerpa wajahnya, membuat anak – anak rambut gadis itu menari – nari dengan nakal menjadikan Yeonmi harus bersusah payah kembali merapikan anak rambutnya itu.

Keadaan alam yang seperti inilah yang Yeonmi sukai, sebenarnya Yeonmi tergolong orang yang cuek – cuek saja menikmati keindahan alam.. namun karena keadaan alam yang seperti ini akan selalu membuat otaknya berputar kembali mengingat masa lalu, ia jadi menyukai hal seperti ini. bahkan itu sangat.

Ia memejamkan matanya saat ingatannya kembali kepada masa lalu, membiarkan wajah cantiknya diterpa semilir angin dan bahkan tangannya kini sudah tidak lagi menghentikan anak – anak rambut miliknya yang menari – nari dengan nakal.. Kenangan – kenangan itu seperti kembali saat ia memejamkan matanya seperti ini, sebuah kenangan kisah cinta sederhana yang kini kembali mengganggu ingatannya.

Kisah cinta yang yang sangat sederhana, bahkan itu mungkin tidak bisa dibilang sebagai kisa cinta karena terlalu sederhana. Kisah ini dimulai saat ia pertama kali masuk Senior High School, bertemu orang – orang baru yang tidak dikenalnya dan memaksanya untuk kembali mengenal sifat – sifat mereka, ia juga harus kembali mencari teman agar hidupnya tidak terlalu suram.

Sebelumnya ia selalu melewati hari hari SMU nya dengan senang hati, tidak pernah dibebani oleh apapun. Hidup normal seperti biasanya, namun jarak beberapa minggu kemudian semuanya berubah. Salahkan saja mulutnya yang selalu mengucapkan apa yang dipikirkannya.

Jam istirahat kala itu sudah berbunyi membuat suasana didalam kelas yang semula hening kini sudah menjadi ricuh, orang – orang berhamburan dengan urusan masing – masing. Begitupun dirinya dan kedua temannya, panggil saja dia Kim Jae In dan Choi Eunji. Mereka bertiga masih sibuk dengan urusan masing – masing, hingga akhirnya mata Yeonmi menangkap seorang Pria yang tengah memasuki kelasnya bersama kedua temannya. Pria yang menarik perhatian Yeonmi kala itu juga.. Bibirnya ikut tersenyum saat melihat Pria itu tengah tersenyum sedikit tertawa pada temannya “Senyumnya indah~ Bahkan matanya pun ikut tersenyum..” Gumamnya, dan ucapan Yeonmi barusan mengundang Jae In serta Eunji untuk ikut menoleh kepada objec yang Yeonmi pandang itu.

“Kau menyukainya?” tanya Eunji frontal. Yeonmi yang langsung tersadar dari lamunannya kemudian menatap kedua temannya itu dengan penuh selidik mengingat kedua temannya itu tengah menatapnya aneh. Dan benar Jae In yang memang memiliki mulut ember langsung meneriaki pria yang mereka sebut Ryeowook itu dan mengatakan semuanya. Bahkan mereka juga memfitnah dirinya bahwa ia menyukai pria manis itu.. Aigoo~ Sungguh memalukan.

Yeonmi tak bisa melakukan apapun saat itu ia hanya mampu berucap bahwa ia membantah semua perkataan kedua temannya ini “Sungguh! Mereka berbohong kalian percayalah padaku!” sanggahnya. Dan sepertinya Dewi Fortuna kala itu sedang tidak memihak padanya, karena teman – teman dikelasnya justru semakin gencar menggodanya. Membuat semburat berwarna kemerahan dikedua pipinya. Ia juga tidak tahu mengapa hal itu bisa terjadi padanya..

Semua terjadi begitu saja, dan salahkan saja dirinya yang hanya karena kecelakaan itu ia benar – benar menyukai Ryeowook. Tapi hanya diam satu – satunya hal yang bisa ia lakukan, bahkan hampir satu tahun lama nya mereka tak pernah berbicara satu – sama lain, membuatnya bingung juga sedih.

Kini ia sudah naik pada tingkat selanjutnya, Yeonmi semakin dewasa. Ia sudah yakin dengan perasaannya, ia menyukai Ryeowook namun ia tidak berani mengungkapkannya. Sampai akhirnya sebuah pesan masuk kedalam ponselnya, membuatnya terkejut sekaligus senang kala melihat siapa pengirimnya. Kim Ryeowook—Mengiriminya pesan setelah hampir 1 tahun lamanya dan ini adalah pesan pertama yang diterimanya dari seorang Kim Ryeowook.

Memulai dari percakapan sederhana dan canggung juga konyol, ini kedengarannya aneh,, tapi sungguh pesan itu memang sangat konyol dan aneh, tapi Yeonmi menyukainya. Semua itu berjalan sesuai alur yang tuhan berikan, hingga telinganya kembali mendengar kasak – kusuk bahwa Ryeowook juga menyukainya. Senang? Tentu saja,, tapi Ryeowook tak pernah menunjukkan lebih padanya selain lewat pesan – pesan singkat yang dikirimnya.. dan itu membuat Yeonmi merasa sedih..

Namun itu semua seolah berakhir saat ia tak sengaja menemukan Ryeowook diatas atap gedung sekolah tengah menikmati semilirnya angin dan menatap pemandangan dari atas ini, sebenarnya Yeonmi tak pernah berniat untuk bertemu dengan Ryeowook karena sebenarnya ia hanya ingin jalan – jalan ke atas atap gedung sekolah mencari udara segar. Ryeowook yang  menyadari kedatangannya itu kemudian membalikkan tubuhnya menatap Yeonmi.

Dan alhasil mereka berdua kini sudah menatap pemandangan alam bersama dan tentu diselimuti oleh rasa canggung. Jantung Yeonmi terus berdegup hebat tidak seperti biasanya, wajahnya pun sudah memerah entah karena apa dan saat itu juga Ryeowook hampir membuat jantungnya Copot kala mendengar 2 buah kata yang keluar dari bibirnya..

“Aku menyukaimu..”

Pria itu mengucapkannya seperti tanpa beban apapun, padahal bagi Yeonmi untuk mengucapkan 2 buah kata itu sangat sulit baginya, jangankan berbicara pada Pria itu, berdiri dengan jarak sedekat ini saja ia sudah tidak sanggup mengendalikan jantungnya, Apa lagi harus berbicara?

Tapi Yeonmi senang, wajahnya semakin merona mendengar kata – kata itu keluar dari bibir manis pria itu. Dan kelakuan Yeonmi sekarang mengundang Ryeowook untuk tersenyum, sebuah senyuman yang Yeonmi sukai bahkan saat pertama kali melihatnya.

Waktu terus berganti, semuanya masih terlihat baik – baik saja. Tak ada kegiatan lain yang mereka bedua lakukan selain bertemu diatas atap menikmati pemandangan alam terlebih saat setelah hujan reda, Ini semua karena Ryeowook sangat menyukainya, membuat Yeonmi mau tidak mau pasti juga ikut menyukainya..

Namun semuanya kembali berubah kala Ryeowook dibawa pindah oleh kedua orang tuanya keluar kota, membuat Yeonmi sedih tentu saja. Namun saat awal – awal mereka tidak bertemu semuanya masih baik – baik saja Ryeowook masih sering mengirimi pesan dan juga menelponya, memberinya kabar juga bertanya tentang keadaannya. Saling mengirim foto guna melepas rindu diantara keduanya.

Dan semua itu hanya bertahan beberapa bulan saja.. beberapa bulan setelahnya Ryeowook sama sekali tidak pernah menghubunginya, pesan yang ia kirim pun tak pernah dibalas oleh Ryeowook, membuat hubungan itu hanyut dan menghilang dengan sendirinya..

Yeonmi tidak tahu apa yang dilakukan Pria itu, mungkin saja pria itu sudah memiliki gadis lain? Atau apalah itu namanya Yeonmi tidak tahu. Gadis ini juga bersikap seolah tak ada masalah apapun yang terjadi, ia membiarkannya tanpa disengaja. Belajar dan terus belajar mendukungnya untuk mengabaikan pria itu.. ani sebenarnya Yeonmi tidak mengabaikan, hanya ia terlalu menyayangi waktu jika hidupnya hanya ia pikirkan dengan masalah itu.

Walau sesekali ia selalu merasa hampa dan kalut, ia juga pernah merindukan Pria itu. bagaimana pun pria itu pernah mengisi kekosongan hatinya, menjadi cinta pertamanya dan pernah membuat kisah cinta sederhana ini.. Jika ia boleh jujur maka ia akan jujur, jujur bahwa ia sebenarnya masih menyukai namja dengan senyum manis itu.. Yeonmi masih menginginkannya..

Dan dengan cara seperti ini Ia terus dapat mengingat semuanya dengan jelas, membayangkan bagaimana Sosok Pria manis itu yang tengah tersenyum manis kearahnya, menampilkan deretan giginya membuatnya juga ikut tersenyum, mata caramel yang selalu ia rindukan karena mata itu ia selalu melihat ketulusan juga kebahagian, mata itu selalu tersenyum padanya.

Yeonmi membiarkannya, ia membiarkan waktu berjalan begitu saja, dunia ini pasti akan selalu berputar bukan? Ia yakin ia akan kembali bertemu dengan pria itu entah itu kapan Takdir yang akan menentukannya..

“Yak!! Eonnie! Kenapa kau diam saja disana seperti patung Eh?” Suara cempreng juga berisik itu mengganggu kegiatan Yeonmi, membuyarkan semua lamunannya. Yeonmi menatap gadis dengan suara cempreng itu yang merupakan sepupunya itu dengan tatapan kesal..

“Wae? Memang nya apa masalahmu?”

“Buatkan aku makanan! Aku lapar Eonnie!”

“Yaa!! Kau menyuruhku?!”

~Remember~

Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

 

-CUT-

entahlah ini ff apa.. Author sendiri juga nggak ngerti (?) ini semua gara – gara keksongan waktu author aja yang bingung harus ngapain.. Cha~ ditunggu reviewnya aja

Advertisements

2 thoughts on “[Drabble] Remember

  1. lala

    Hoho.. sehari dua kali update? daebak 👍 Kekekeee.. 😁 jadi intinya cinta mereka ngegantung gitu aja?? Ck.. kasihan.. aigoo~ ku tunggu cerita lainnya.. fighting…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s