[Drabble] Saturday Night || Ryeonmi Ver.

Author : Jung Hye Rim || Pairing : Ryeonmi Couple || Main Cast : Kim Ryeowook – Shin Yeonmi || Rate : T || Genre : Romance, Comfort, Happy, Abal, Gaje, Failed >< || Disclaimer : The plot and story is mine, Ini hanya kisah fiktif biasa. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan waktu kejadian hanya kebetulan belaka, Don’t Copy – Paste it! Because this story pure from my brain.. Tinggalkan komentar kalian ^^
Don’t Like Don’t Read 🙂

======Happy Reading======

Dua insan dengan berbeda gender yang tengah berada didalam satu ruangan itu tampak asik dengan kegiatan masing – masing. Semua masih tampak serius dengan benda elektronik yang mereka miliki. Seorang gadis cantik dengan rambut sembahu lurus itu tampak tengah serius memperhatikan tv miliknya sembari menikmati cemilan kesukaannya. Dan seseorang lagi yang merupakan seorang Pria tampan dengan senyum manis yang selalu menggoda itu tampak sibuk dengan benda persegi panjang digenggamannya, dengan mata yang sesekali melirik kearah gadis disampingnya ini dengan jengah dan kesal.

Pria itu sesekali menghela nafasnya dan kemudian menghembuskannya kasar membuatnya tampak seperti seorang anak kecil yang tampak sedang merajuk karena diacuhkan. Bahkan ponsel yang berada digenggamannya ini tidak lagi menarik perhatiannya, Gadis yang berada disampingnya itu kemudian melirik sekilas melihat tingkah kekasihnya yang begitu sangat kekanakan, ia terkekeh dengan pandangan yang masih focus pada tv kesayangannya membuat pria disampingnya ini tidak menyadari dirinya yang terkekeh karena Pria manis itu.

Sekali lagi Pria itu kembali menghela nafasnya kemudian menarik bantal yang berada dipangkuan gadis nya dan lalu meletakkan kelapalanya sebagai pengganti tempat bantal beruntung itu. dan tentu gerakan tiba – tiba ini membuat gadis itu berjengit kaget melihat tingkah pria manisnya itu, namun semuanya tak bertahan lama karena gadis itu segera menyunggingkan senyumnya seraya mengulurkan tangannya untuk mengusap lembut ujung kepala pria nya dengan lembut.

Kim Ryeowook—Membuka matanya sebelah berusaha melihat kegiatan yang gadis itu lakukan dari bawah sini, namun sepertinya ia tak berniat untuk kembali memejamkan matanya lagi karena telihat Pria manis itu justru membuka kedua matanya, sedikit tertegun saat melihat wajah kekasihnya yang begitu ayu dan menggemaskan. Sungguh ciptaan tuhan yang begitu sempurna bagi Ryeowook, bahkan Dewi Kahyangan pun akan kalah cantik jika ditandingkan dengan gadisnya ini sekarang.

Yeonmi yang merasa dirinya tengah diamati pun kemudian menundukkan wajahnya melihat kekasihnya yang tengah menatapnya aneh “Wae?” tanyanya kemudian. Ryeowook tersenyum sembari menghela nafasnya dan kemudian mendudukkan tubuhnya kembali masih dengan tatapan penuh pada gadisnya..

“Kau akan menghabiskan malam minggumu dengan drama – drama sialan itu heum?” Ucapnya kemudian. Yeonmi mencibir, Tsk jika hanya itu yang ingin dikatakannya lebih baik ia tadi tidak usah menunduk kebawah..

“Wae? Aku memang biasa seperti ini, kau saja sendiri yang tiba – tiba berkunjung di malam minggu berharga ku..” Desisnya pelan sambil memasukkan makanan ringan itu kedalam mulutnya. Ryeowook berdecak kesal mendengar jawaban gadis manisnya,, ya ia akui kalau ia memang jarang sekali berkunjung saat malam minggu seperti ini, dan ketika ia datang ia juga sudah tahu akan diacuhkan seperti ini oleh gadisnya,, karena ia tahu malam minggu seperti ini akan banyak drama kecintaan gadis itu yang tayang..

Ia menghela nafas kasar kemudian bangkit dari tempat duduknya meninggalkan gadis itu yang masih focus pada layar tv, bahkan gadis itu kini sudah berkaca – kaca siap menumpahkan tangisnya membuat Ryeowook sedikit berdecak kesal dan juga bosan. Ia juga pencinta drama tapi ia rasa ia tidak terlalu seperti gadisnya.

Balkon apartemen gadis itulah yang menjadi tujuannya sekarang, ia rasa lebih nyaman menikmati langit Seoul yang sedang cerah ini dibandingkan dengan melihat gadis itu yang tengah menangis haru melihat drama.

“Ryeowook-ah~”

Ryeowook menoleh kala indra pendengarannya itu mendengar suara serak seperti suara orang habis menangis berada dibelakangnya. Gelak tawa langsung terdengar dari bibir tipis pria itu kala melihat gadisnya yang tengah mempoutkan bibirnya lucu dengan hidung yang memerah juga sisa air mata yang berada di pelupuk gadis itu.

“Wae?~” Tanya Ryeowook yang langsung merengkuh tubuh gadis itu dengan kedua tangannya.. Gadis itu yang mendapatkan pelukan hangat pria nya langsung menangis tersedu – sedu membuat Ryeowook semakin ingin tertawa. “Kau menangis seperti ini hanya karena soal drama? Aigoo~ Kau ini benar – benar Yeonnie-ya!” Ucap Ryeowook

“Yak!—” Ryeowook memekik tertahan dan sontak menghentikan tawanya saat ia merasakan perih yang sangat pada bagian perutnya. Ia melihat gadis itu yang tengah menatapnya kesal saat telah mencubit perutnya “Wae?” tanya Ryeowook kemudian seraya mengusap – usap perutanya yang masih terasa perih

“Nappeun!” Ucapnya yang kemudian memukuli dada bidang Ryeowoom pelan. Ryeowook kembali terkekeh seraya menahan kedua tangan gadis itu yang tengah memukulinya ringan dan sama sekali tak berarti apapun bagi Ryeowook.

“Kemarilah..” Ucap Ryeowook kemudian dan membawa gadis itu kedepannya dan memeluknya dari belakang “Lihatlah! Langit Seoul malam ini sangat cerah, sama sekali tidak terlihat bahwa ia akan menurunkan hujan, tapi kenapa kau menangis? Apa lagi itu disebabkan karena drama,,” Ucap Pria itu sembari menumpukan dagunya pada pundak gadis itu. Yeonmi terdiam menikmati langit malam yang sangat cerah malam ini, benar kata Ryeowook,, Rasanya sangat sayang sekali jika ia lewatkan dengan menangisi sebuah drama.

“Aku teringat masa lalu saat menonton drama itu~ Aku takut kalau kau akan meninggalkanku lagi,,” Ucap gadis itu perlahan. Ryeowook menaikkan kepalanya dan juga mengernyit heran menatap gadisnya ini yang tengah menunduk..

Pria itu kembali tersenyum, ia mengingat masa – masa itu, masa dimana hubungan mereka tengah diuji “Apa yang harus kau takutkan? Lihat! Aku disini bersamamu, bahkan aku memelukmu.. Jadi jangan takutkan persoalan itu lagi heum? Aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk tidak melepaskanmu.. hanya satu hal yang membuat kita benar – benar berpisah,, yaitu kematian..” Ucap Ryeowook, Yeonmi mengangguk paham kemudian memegang kedua tangan Ryeowook yang dengan nyamannya melingkari perutnya sekarang.

“Hhh~ Hari ini sangat indah,, Tadinya aku ingin mengajakmu berkencan hari ini, membuat malam minggu kali ini terasa berbeda,, Tapi sepertinya Dewi keberuntungan sedang tidak berpihak padaku, perkerjaanku memadat, Mianhae~” Bisik pria itu lembut, Yeonmi tersenyum mendengarnya, tangannya terulur untuk mengusap pipi milik kekasihnya itu yang berada dibelakangnya lembut..

“Gwaenchana~ Kau sudah banyak membuat hariku berbeda dari biasanya, jadi tidak perlu menyesal” Ucapnya. Ryeowook kembali tersenyum dan kemudian membalikkan tubuh gadisnya agar menatapnya.. Masih dengan senyuman tangan kanan Ryeowook terulur mengusap pipi chubby gadisnya dan kemudian menyibakkan anak rambut yang menghalangi wajahnya karena angin malam yang nakal itu, dan kegiatannya terhenti tepat ditengkuk gadis itu, tatapannya pun kali ini sudah mengarah pada bibir mungil yang sudah menjadi candu baginya itu. dan dalam hitungan detik kedua bibir itu sudah saling menempel satu sama lain. Ryeowook menyesap bibir atas dan bawah itu secara bergantian, membuat jantung diantara keduanya berdebar hebat, oh jangan lupakan soal kupu – kupu yang saat ini seperti menggelitik perut masing – masing.

Keduanya memejamkan matanya menikmati sentuhan masing masing, Pria itu melakukannya dengan lembut seolah menyalurkan perasaan sayang dan cintanya pada gadis itu. Yeonmi mencengkram kemeja Ryeowook kala ia rasa oksigen didalam paru – parunya menipis. Ryeowook yang mengerti itu mencoba menghentikan kegiatannya, menarik ulur seolah ia tidak rela ini berhenti begitu saja, alhasil ia menyisakan sebuah kecupan – kecupan manis sebelum ia benar – benar melepaskan tautannya

“Saranghae~” Ucap Ryeowook saat ia sudah melepaskan tautan diantara keduanya, Yeonmi mengangguk seraya memeluk tubuh hangat Ryeowook “Emm.. Nado~” Ucapnya. Dan seperti inilah akhirnya menikmati malam minggu mereka dengan menatap langit Seoul yang semakin terlihat sangat indah. Berpelukan satu sama lain menyalurkan perasaan rindu yang mendera mereka masing – masing..

-CUT-

Advertisements

6 thoughts on “[Drabble] Saturday Night || Ryeonmi Ver.

  1. Bunga

    Huaa 😭 ceritany so sweet… 😆 jarang jarang aku nemu ff ryeowook yang kayak gini, kan sedih😢
    Btw.. aku reader baru disini.. bunga imnida, line 96.. aku kaget waktu liat bio kamu.. ternyata kita punya nama yang sama yeayy 😇.. okee saeng.. aku izin baca yang lain ya…

    Like

  2. wookpil

    Ini baru yg namanya malem minggi yg punya pacar. Coba deh bikin ff malem minggu buat org jomblo ngenes kaya aku.wkwk*okeabaikaninicurhatko*
    suka ceritanya ^^

    Like

  3. Shavka

    Assalammualaikum, kak bunga 😊 perkenalkan aku reader baru di blog kaka 😄 izin baca-baca ff di sini yaa kaka, ceritanya keren😍, aku suka.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s