[HaeJi Couple] Still You

Still You

Title : Still You || Author : Bunga Harnum S a.k.a Jung Hye Rim || Main Cast : Lee Donghae, Choi Eunji ||Genre : Romance, Sad || Disclaimer : Plot and Story is mine, Don’t copy paste it.

==Happy Reading==

It’s Not End but And.. Right?

Malam ini sedikit berangin, membuat perlahan bulu kuduknya sedikit meremang. Eunji memeluk tubuhnya sendiri dengan sedikit mengusapnya perlahan. Seolah dengan cara seperti itu ia bisa menghangatkan tubuhnya sendiri. Duduk ditaman dan hampir mendekati tengah malam bersama Donghae dan tak ada kegiatan apapun yang mereka lakukan selain diam dengan pikiran masing-masing.

Mereka diam seolah tak ada yang ingin dibicarakan, semuanya tampak tenang walau dalam pikiran mereka terangkum banyak kata yang ingin diungkapkan. Eunji menghela nafasnya sedikit panjang dan kemudian menghembuskannya perlahan, ia lantas menatap Pria yang berada disampingnya ini dengan tatapan sendu. Aku pasti akan merindukanmu, kalimat itu tertahan diujung lidahnya. Ia tak punya kekuatan yang cukup banyak untuk mengatakan kalimat sederhana itu dan akhirnya ia hanya menyandarkan kepalanya di pundak kekar prianya, sedikit menimbulkan reflex yang Donghae keluarkan, namun setelahnya ia kembali diam.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Donghae yang memecahkan keheningan diantara keduanya.

Eunji mengangguk, menjawab ucapan Donghae bahwa ia baik-baik saja. Ia memang baik-baik saja ‘kan? Bahkan ia tak menangis sekarang.

“Tapi kenapa kau tak mengeluarkan suaramu?” Donghae kembali bertanya membuat Eunji kembali menegakkan tubuhnya menatap Pria itu yang juga menatapnya dengan senyum manisnya.

Gwaenchana..” Eunji mulai berucap setelah ia berdehem terlebih dahulu karena suaranya yang sedikit serak akibat diam yang terlalu lama.

Donghae mengulas senyum setelahnya, dan kemudian mengusap ujung kepala gadis itu dengan lembut. Salah satu kegiatan yang rutin Donghae lakukan padanya. Dan kali ini, kenapa Eunji merasa sangat berbeda?

Entah mengapa ia merasa waktu begitu sangat cepat, seperti baru kemarin saat Donghae memintanya untuk menjadi kekasihnya, seperti kemarin ia baru saja melakukan hal-hal baru dalam hubungannya, seperti kemarin saat ia merasakan bahwa ternyata kekasihnya itu bertambah umur dan semakin tua, dan seperti kemarin saat ia baru menyadari bahwa semua hal yang ia lalui sudah berjalan lebih dari empat tahun. Eunji kembali menghela nafasnya, mengulurkan tangannya untuk mengenggam jemari Donghae yang kini berada dipipinya tengah mengusap lembut dengan penuh kasih sayang.

“Waktu terlalu cepat ya?” Eunji bertanya. Ia benar-benar baru menyadari bahwa waktu memang berjalan sangat cepat hingga ia tak menyangka bahwa esok adalah hari kepergian kekasihnya untuk menjalankan tugas wajib militernya.

“Bukankah kau tidak akan menangis untuk masalah ini?” Tanya Donghae, Eunji terkekeh melepaskan tangannya dari tangan pria itu yang masih menempel dipipinya dan kemudian beralih mencubit pipi pria itu dengan gemas.

“Aku tak menangis, lihat aku kuatkan?” Tanya Eunji semangat namun suaranya sedikit bergetar menahan tangis. Ia tak pernah bisa untuk tidak menangis jika hal ini menyangkut kepergian pria itu.

Donghae mengangguk, mengiyakan ucapan Eunji walau ia yakin gadis itu pasti mati-matian menahan tangisnya agar tidak pecah begitu saja. Dan kenapa sayangnya ia tak menyukai itu? Apa Karena ia takut jika gadis itu menangis tanpa ada dirinya yang menghapus air matanya? Atau karena ia takut jika ada pria lain yang menghapus air mata itu? Entahlah.

“Jika kau ingin menangis maka menangislah..”

Eunji menggeleng, ia tak ingin menangis dihadapan pria itu. Ia tak ingin merusak moment terakhir ini dengan isak tangis atau semacamnya. Dan bukankah mereka berdua sudah janji untuk tidak menangis saat detik dimana pria itu akan menjalankan wajib militernya?

“Setidaknya menangislah jika aku masih berada disampingmu. Aku tak akan pernah rela jika ada pria lain yang menghapus air matamu selain aku..” Ucap Donghae sedikit Egois namun diam-diam membuat senyum manis Eunji tersungging begitu saja.

Tanpa mengatakan apapun Eunji langsung menerjang tubuh pria itu, memeluknya erat dan menyerukan kepalanya kepada dada bidang Donghae yang hanya berlapis kemeja.

“Aku tak akan menangis selain dihadapanmu, aku janji..” gumam gadis itu disela pelukannya, Donghae terkekeh dan lantas membalas pelukan gadisnya. Air mata Eunji tiba-tiba saja menetes, perasaan tak rela akan kepergian pria itu kembali hadir mencengkamnya. Jika ia bisa jujur maka ia tak ingin hari ini terjadi.

2 tahun tanpa pria ini kenapa rasa nya sangat sulit sekali? Tidak bertemu hanya selama 3 hari saja sudah membuatnya tersiksa, bagaimana dengan 2 tahun? Apa ia masih bisa bernafas dengan baik-baik saja setelah ini? Oh ayolah, dua tahun bukanlah waktu yang singkat. Tidak akan banyak waktu untuk mereka saling bertemu. Dan selama itu, hanya ada segelintir waktu untuk mereka bertemu. Jam untuk bertatap muka, menit untuk saling berpelukan dan Detik untuk saling berciuman. Ah.. tapi bukan disana letak permasalahannya..

Ia takut semuanya akan berubah dengan waktu dua tahun yang sangat lama itu. Karena mungkin dua tahun bisa mengubah segalanya dengan singkat. Dan ia tak ingin perubahan itu.

“Maukah kau berjanji satu hal padaku?” Tanya Donghae kemudian dan Eunji melonggarkan pelukannya agar bisa menatap wajah Donghae.

“Tunggulah aku sampai aku kembali..” Ucapnya, Eunji mengangguk.. tentu ia akan menunggu pria itu sampai kapanpun itu. Dan semoga saja perubahan yang ditakutinya tidak akan terjadi selama dua tahun itu berjalan.

“Aku akan selalu menunggumu, kapanpun itu.. Ini bukan akhir ‘kan? Jadi jangan pernah khawatirkan bahwa aku akan meninggalkanmu Oppa..” Ucapnya.

“Jangan menyibukkan diri dengan hal yang tak penting, cukup hanya fokuskan pikiranmu untuk memikirkanku, aku akan kembali.. dan menjadi pria yang lebih hebat nanti.. Dan saat istirahat tiba, aku akan meluangkan waktu untuk bertemu denganmu..”

Eunii terkekeh, “Aku bersedia melakukannya Tuan Lee..”

Ya.. ia akan menunggu pria itu kapanpun itu. Ini bukan akhir kan? Perpisahan ini hanya akan mengawali untuk kegiatan baru setelah ini. Tak peduli berapa lamapun pria itu pergi asalkan hatinya masih dipegang pria itu ia masih bisa bernafas tenang. Perpisahan hanya masalah waktu, dan ia yakin semuanya akan kembali seperti semula. Dengan mimpi pria itu dan mimpi dengannya, untuk hidup bersama membangun sebuah keluarga bahagia.

Eunji kemudian melirik jam tangannya, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam. Ia lantas menatap Donghae dan detik berikutnya ia sudah mengecup pipi Donghae dengan lembut, membuat pria itu sedikit terkejut dengan tingkahnya.

“Donghae Oppa, Saeng il Chukhahae..” Ucapnya dan membuat Donghae terkekeh pelan.

“Apa yang kau inginkan dariku?”

Donghae bergumam, memasang pose berfikir untuk menjawab pertanyaan gadis ini, “Aku hanya ingin kau bersamaku, selamanya dan aku ingin kau terus memikirkanku..” Ucapnya membuat Eunji terkekeh. “Aku akan melakukannya..”

Keduanya tertawa bersama, “Eo.. Kau harus pulang,, ini sudah sangat larut sekali. Kau bisa sakit jika terus berada disini. Mianhae..” Ucap Donghae dengan nada bersalah.. Eunji kembali terkekeh dan kemudian beranjak, menarik tangan Donghae tanpa mengucapkan sepatah katapun.

“Kita pulang?” Tanya Donghae bingung..

“Tentu saja..” jawab Eunji, Donghae mengangguk dan kemudian merangkul Eunji.

“Pergilah dan kembali dengan selamat Donghae Oppa, jagalah kesehatanmu..” Gumam Eunji yang masih mampu didengar Donghae. Pria itu tersenyum dan kemudian mengecup kening gadis itu lembut. “Aku akan melakukannya..”

Aku mencintaimu dengan caraku, aku memilikimu dengan caraku, dan aku merindukanmu dengan caraku. Sederhana, aku hanya ingin kau melakukan hal yang sama denganku. Cukup untuk tidak melakukan apa yang tak harus dilakukan, karena dengan begitu rasa takutmu akan perlahan menghilang. Aku akan kembali..

-CUT-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s