[FF/Freelance] The Agent || Chapter 6

the agent

Author : Seo Jinhyun

 

Cast :

  • Kyuhyun Super Junior,
  • Heechul Super Junior,
  • Donghae Super Junior,
  • OC,
  • All Member Super Junior,
  • dan beberapa artis yang akan bermunculan.

 

Genre : Friendship, Action, Romance

 

KET : +++ -> pergantian latar

@@@ -> pergantian pov

 

Warning:

  • FF ini menggunakan konsep POV yang tidak akan dikasih tahu dan akan membuat pembaca mikir sekarang sedang POV siapa,
  • Typo bertebaran di mana-mana,
  • Beberapa member out of character mereka yang asli,
  • Banyak OC yang dibuat untuk couple para member,
  • Dll

 

FF ini murni dari otak author sendiri, dan sebenarnya FF ini adalah novel pertamaku yang berjudul INTELIJEN (sebagai tugas akhir) dan di refisi jadi sebuah FF dan diganti menjadi THE AGENT
DON’T COPY PASTE OR REUPLOAD IN OTHER PAGE AND COMMENT JUSEYO!!

Chapter 6: Anggota Lama yang Kembali dari Negeri Paman Sam

Keheningan masih menyelimuti kami, aku yang masih menatapnya penasaran,sementara dia masih menodongkan pistol di kepalaku dan menatapku dengan pandangan yang sangat menusuk darinya. Aish sebenarnya dia siapa sih? Kenapa dia bisa masuk rumah ini? Rumah ini kan banyak sekali pengamannya, bagaimana bisa orang ini masuk? Atau dia mau mencuri? Aniyo! Buktinya dia membawa koper besar di sampingnya, lagi pula mana mungkin dia mencuri, pakaiannya saja sangat rapi seperti artis hollywood yang sering aku tonton kalau sedang break dan laptop dan gadget kesayanganku tidak disita Cinderella Sinting atau Raccoon gendut.

“Cepatlah mengaku kau ini siapa?!” GLEK! Aku menelan ludah dengan cepat dan gugup saat aku melihat dia ingin menarik pelatuk pistol itu. Hyungdeul, tolong aku! Teriakku dalam hati sambil menutup mataku rapat.

.

.

.

“Kibum-ah kau sudah pulang?” Aku mendengar suara Donghae Hyung dan aku langsung membuka mataku. Donghae Hyung datang menghampiri kami berdua, ternyata Tuhan mengabulkan doaku, God bless me and you, Hyung.  Orang yang tadi dipanggil ‘Kibum’ langsung menengok ke belakang dan menurunkan pistolnya, huft, untung saja aku langsung menghela nafas lega. Bukan Donghae Hyung saja yang datang tapi Hyungku yang lain ada di belakangnya. Sebenarnya ada apa? Tumben sekali mereka semua pulang bersama? Apakah mereka lagi free?

Eunhyuk Hyung dan Henry langsung lari dan memeluk orang itu. Mereka juga menarik dia ke ruang tamu diikuti Hyungdeul yang lain. Sementara aku yang masih shock? Ditinggal sama mereka. Sebenarnya siapa dia? Kenapa mereka semua excited sekali dengannya? Aku langsung mengekor dibelakang Shindong Hyung. Yesung Hyung yang mungkin menyadari aku ditinggal sama mereka langsung melihat ke arahku dan belaga tidak memperdulikanku sama sekali. Wah, kejam sekali kau kepala besar! Dia langsung memberikan deathglare andalannya dan membuatku menciut seketika. Aku langsung berdiri di samping Shindong Hyung dan mengabaikan Yesung Hyung.

“Tuhkan benar Hyung feelingku tidak pernah salah.” Donghae Hyung memukul bahu Leeteuk Hyung yang ada di sebelahnya dan hanya dibalas dengan senyuman dan ringisan kecil dari yang punya bahu. Leeteuk Hyung langsung menatap orang yang bernama Kibum dan kebetulan duduk di depannya “Kibumie kenapa kau tidak memberitahu kami kalau kau pulang?”

“Hanya memberi kejutan saja.” Dia tersenyum manis kearah Leeteuk Hyung berbeda sekali dengan tatapan yang tadi dia berikan kepadaku pertama kali.

“Kibum-ah, kau sudah melapor ke Lee Sajangnim kalau kau sudah menyelesaikan tugasmu di Amerika?”

“Sebenarnya aku ingin pergi ke kantor, tapi Yena melarangku dan mengantarku ke rumah.” Yena? Maksudnya Lee Yena? Apakah dia Namjachingunya Yena?

“Mungkin dia tidak tega dengan kau baru pulang dari New York, jadi dia menyuruh kau pulang dulu. Bukannya adikmu ikut pulang? Sekarang di mana dia?”

“Dia ingin bertemu dengan temannya. Aku sudah mengingatkannya tidak pulang malam, atau kemungkinan dia tidak pulang ke sini.”

“Hah, padahal aku merindukan adikmu yang menyebalkan, Hyung.”

“Jangan menggombali adikku, Henry. Kau sudah memiliki yeojachingu.”

“Siapa mau menggombalinya?! Lagi pula aku tidak akan menlupakan yeojachinguku, Hyung. Aku hanya ingin menjailinya saja.” Aku melihat guratan kesal di wajahnya yang tembam kayak kue mochi. Dan semua yang ada di ruangan ini langsung tertawa. Aku? Aku hanya diam saja tidak mengetahui apa-apa.

Dia menengok kearahku dan kembali menatap kearah Leeteuk Hyung “Siapa dia?” sambil melirikku dengan ekor matanya tapi aku hanya menatapnya saja menunggu Leeteuk Hyung menjawab pertanyaannya.

“Ah, dia anggota baru, nama Cho Kyuhyun dan Kyuhyun-ah, dia Kim Kibum salah satu Hyungmu.” Leeteuk Hyung memperkenalkan aku dengan dia, aku menghampirinya lalu mengulurkan tanganku dan dia membalasnya, kemudian melepaskannya kembali dan dia menatap para Hyung sambil melipat tangannya di depan dada.

“Kenapa Hyung tidak memberitahuku dari awal? Hampir saja aku menghancurkan kepalanya dengan pistol kesayanganku.” Katanya sambil menunjukan pistol yang hampir membuat kepalaku pecah. Baru pertama kali menjadi Agen, aku sudah mati di tangan Hyungku yang baru ku kenal dan baru kembali. Aish, aku gak boleh mati sebelum membalaskan dendam orang tuaku dan Noonaku!

“Siwon tidak memberitahumu?” tanya Shindong Hyung penasaran.

“Tidak, bahkan Yena tidak memberitahuku.” Kenapa tidak diberitahu? Atau mereka lupa? Atau keberadaanku ‘disembunyikan’? “Ngomong-ngomong, di mana Siwon Hyung, Heechul Hyung dan Hankyung Hyung?” Benar juga ya, di mana mereka? Kok tidak ada?

“Saat menjalankan misi Siwon tertembak, sekarang dia ada di rumah sakit Heechul Hyung dan Hankyung Hyung sedang menjaganya.” Mendengarnya jawaban dari Kangin Hyung membuatku kaget, Siwon Hyung tertembak?

“Henry-ya pinjam mobilmu.” Henry langsung melempar kunci mobilnya dan Kibum Hyung menangkapnya dengan cepat. Tiba-tiba dia menarik tanganku dan membawaku keluar. Heh, ada apa ini? Mau diapain aku?

Tidak usah khawatir, Kyuhyun-ah.” Aku mendengar seseorang sedang menjawab ke khawatiranku, siapa lagi kalau bukan Yesung Hyung. Tapi tetap saja aku waswas.

Hyung, sebenarnya kita mau ke mana?” tanyaku ragu, dia hanya melirikku sebentar lalu kembali fokus ke jalan.

“Aku tahu seharian kau pasti suntuk di dalam rumah. Lebih baik kau temani aku ke rumah sakit. Aku tahu perasaanmu saat masa-masa latihan seperti ini.” Benar juga sih, aku juga ingin melihat keadaan Siwon Hyung.

“Kau masih kuliah?” tanyanya tiba-tiba.

“Iya, tapi aku selalu bolos karena harus latihan ini itu.” Yup, memang benar aku tidak bisa masuk kuliah pagi kalau sedang latihan jadi aku selalu ikut kuliah siang, itu juga kalau aku tidak malas atau kelelahan, tapi tidak masalah walaupun banyak membolos nilai ku selalu A jadi tidak masalah. Terberkatilah dengan otak yang cerdas Cho Kyuhyun.

Keheningan menyelimuti kami di mobil. Beberapa saat kemudian kami sudah sampai di lobi rumah sakit dan sudah ada di depan kamar rawat Siwon Hyung, Kibum Hyung langsung masuk ke dalam dan orang-orang yang ada di dalam langsung menatap kearah kami.

“Kibumie!” Heechul Hyung langsung memeluk Kibum Hyung “Kapan kau pulang? Kenapa tidak memberi kabar?”

“Aku ingin memberi kejutan. Bagaimana keadaan Siwon Hyung?” Kibum Hyung melepaskan pelukan Heechul Hyung dan melangkah kearah Siwon Hyung sedang berbaring dan aku mengikutinya.

“Baru saja dia tidur setelah meminum obat dari dokter.” Kata yeoja yang sedang duduk di sebelah Siwon Hyung. Huft, syukurlah kalau dia baik-baik saja.

Akhirnya aku pulang bersama Hankyung Hyung. Dan aku banyak mengobrol dengan Hankyung Hyung walaupun logat Koreanya aneh tapi aku tetap mengerti dan enak diajak bicara. Bagaimana dia bisa dekat dengan Heechul Hyung yang cerewet bin menyebalkan?

+++

Setelah sampai rumah aku langsung pergi ke kamarku dengan mata yang sudah 1 watt. Saat sedang jalan mau ke kamarku, tiba-tiba ada sesuatu yang menabrakku dengan keras dan aku langsung terjatuh. Aish, sakit sekali. Tapi aku merasakan ada benda lembut di bibirku. Saat aku membuka mataku, aku melihat sosok pujaan hatiku sedang ada di atas tubuhku dan bibir kami saling bersentuhan. Cho Kyuhyun apa yang kau lakukan? Dia langsung bangun dan menundukan badannya beberapa kali.

“Maafkan aku, aku sedang terburu-buru.”

“Iya, tidak apa-apa.” Jawabku setengah gagap.

Dia langsung pergi dari hadapanku dan pergi ke kamarnya yang ada diseberang kamarku.

Mimpi apa kau semalam Cho Kyuhyun? Ciuman karena faktor ketidaksengajaan dengan… Seo Lina.

+++

BYUR!

Hari ini aku kembali merasakan ada yang menyiramku dengan air, sudah beberapa bulan ini aku tidak merasakannya. Saat aku membuka mataku, air sudah membasahi tubuhku, dan aku sudah tahu siapa pelakunya. Aku langung bangun dan melihat Hyungku yang paling menyebalkan sudah memegang ember yang lebih besar daripada ember yang pertama kali dia pakai untuk menyiramku. Mengganggu mimpi indahku saja.

Hyung, kenapa kau menyiramku?! Kasurku basah semua!” kali ini aku berani membentaknya. Dan dia membalas melototiku.

“Hei! Kau sudah berani membentakku?!” balasnya sambil menjitak kepalaku keras, gila sakit sekali! “Kenapa jadi tambah satu makhluk yang suka melawanku?” gumamnya pelan tapi aku masih bisa mendengarnya. Memang sudah nasibmu Hyungku yang cantik.

“Cepat bangun pemalas, kenapa bengong saja? Waktunya bekerja!” Mau kerja apa lagi? Bukannya pelatihannya sudah selesai?

“Tapi Hyung aku harus kuliah. Absenku sudah banyak yang bolong! Nanti aku tidak bisa ikut ujian kelulusan!”

“Tidak ada tapi-tapian! Cepat mandi! Aku sudah mengurus absenmu yang bolong-bolong seperti mukamu itu.” MWO?! Aku langsung memegang mukaku yang –memang- banyak jerawatnya. Damn! Aku memberikan deathglare andalanku kepadanya.

“Kenapa diam saja? Atau perlu aku yang memandikanmu sekarang juga?” HEH! Aku langsung melotot kaget dan memeluk badanku sendiri.

“Kau mesum KIM HEECHUL!” aku langsung berlari ke dalam kamar mandi dan menguncinya sebelum dia melempar barang yang ada didekatnya.

“Awas kau evil! Kutunggu kau di bawah!” dan aku mendengar suara bantingan pintu. Aku langsung tertawa terbahak-bahak. Enak juga ya ngusilin Hyungku yang itu. Sudah lama aku tidak iseng kepada orang.

+++

Selesai mandi dan menjemur kasurku –yang sangat berat- kalian ingatkan kamarku ada di lantai dua dan aku harus turun ke kamar dan menjemurnya. Aku kembali lagi ke kamarku untuk mengambil barang dan mengunci pintu dan kembali lagi ke lantai satu.

Aku melihat Heechul Hyung sedang duduk di sofa. Dia langsung menatap kearahku yang sedang turun.

“Lama sekali. Kau mandi atau spa?” sindirnya saat aku sudah sampai di depannya. Apa dia tidak melihat aku bulak-balik dari tadi? Itu karena kau Hyungku yang menyebalkan! Tapi aku menghiraukannya dan duduk di sampingnya.

“Bawa bekalmu, Ahjumma sudah membuatkannya. Nanti kau ke garasi.” Heechul Hyung langsung meninggalkanku dan aku mengambil kotak makan berwarna pink di atas meja. What? Kenapa Pink? Aku langsung melihat nama yang ada di kotak itu. ‘Lee Sungmin’, ternyata milik Hyungku yang imut.

TIN… aku mendengar suara klakson mobil di depan, aku tahu pasti dia sudah mencak-mencak di dalam mobil. Aku segera berlari keluar dan melihat mobil merah sudah ada di depan pagar, cepat sekali dia, atau aku yang telalu lama melamun. Cho Kyuhyun kenapa kau suka sekali melamun.

Setelah beberapa menit, kami sudah sampai di kantor, Heechul Hyung menurunkan aku di lobi dan aku langsung masuk ke dalam. Sudah dua kali aku masuk ke kantor ini tidak ada yang berubah. Aku melihat dua orang yang kukenal sedang membicarakan sesuatu.

“Ryeowoookie! Seo Lina!” Dua orang yang kupanggil langsung menengok kearahku dan aku langsung menghampiri mereka.

“Lina-ya, kau sudah mengertikan? Kalau tidak kau bisa ke ruanganku. Kyuhyun-ah aku tinggal dulunya.” Katanya sambil mengedipkan mata lalu meninggalkan kami.

“Ryeowookie, kau harus mengajarkanku menembak!” teriakku, aku tidak peduli menjadi bahan tontonan dan dia langsung berhenti.

“Mintalah kepada Kibum. Dia lebih hebat daripadaku.” Dan dia langsung melanjutkan langkahnya yang tertunda. Aku minta ajarin Kibum Hyung? Aku baru saja mengenalnya seminggu yang lalu. Tapi tidak apa-apa yang penting aku harus bisa menembak.

“Kyuhyun-ssi, aku pergi dulu.” Yeoja yang ada di sebelahku akhirnya buka suara dan melangkah pergi, kenapa aku bisa lupa masih ada dia disebelahku! Sebelum dia benar-benar pergi aku menggenggam tangannya dan membuat langkahnya berhenti.

“Hmm… Lina-ssi, bisakah kau antar aku ke ruangan Heechul Hyung?” pintaku, dia terlihat seperti berpikir lalu menganggukan kepalanya, dalam hati aku bersorak gembira.

Di dalam lift hanya ada keheningan, aku bingung mau bertanya apa, aku juga masih canggung dengannya, mungkin karena kejadian seminggu yang lalu karena ciuman yang tidak di sengaja itu. Tapi aku tidak suka suasana seperti ini. aku hanya bisa melihat punggungnya saja. Seo Lina saranghae! Batinku berteriak. Aku harus bertanya kepada Changmin bagaimana menyatakan perasaan kepada wanita.

Setelah sampai dia langsung keluar dan menunjukan ruangan Heechul Hyung, ruangannya sama seperti ruangan Leeteuk Hyung.

Lina langsung pamit undur diri dan terpaksa aku mengiyakannya. Ya ampun aku ingin bersamanya untuk sebentar, aish, jangan terlalu berharap Cho Kyuhyun!

“Ah, Evil akhirnya kau datang juga, Hankyung-ah tolong antar bocah itu ke ruangan Lee Sajangnim.” Heh! Aku baru datang dan di suruh keluar lagi. Hankyung Hyung langsung menarik tanganku keluar.

Setelah sampai Hankyung Hyung langsung mendorongku ke depan pintu Lee Sajangnim. Dan dia tersenyum dengan lembut, aku suka sekali melihat senyum Hyung Cinaku ini entah kenapa aku merasa nyaman melihat senyuman itu.

“Selamat bekerja Kyuhyun-ah, semoga tugasmu tidak terlalu susah.” Katanya sebelum pergi dari hadapanku dan menepuk bahuku pelan.

Dengan ragu-ragu aku membuka pintu ruangan Lee Sajangnim. Dan aku melihat beliau sedang duduk di kursinya dan Yesung Hyung yang ada di depannya. Kenapa Yesung Hyung ada di sini juga?

Kau akan tahu Kyuhyun-ah.” Jawab Yesung Hyung dalam pikiranku. Dan aku langsung berdiri di sebelahnya.

“Cho Kyuhyun, ini adalah misi pertamamu.”

 

TBC

Advertisements

2 thoughts on “[FF/Freelance] The Agent || Chapter 6

  1. ellalibra

    Kira” apa misi kyu ?? Kyaaaaaaa… Kyu kissing sm seo lina g elite bgt krn g sengaja tp ttp aja beruntung krn kiss prtma kyu sm org yg dy ska … Dtunggu aksi kyu neeeeeeext … Fighting 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s